Biadap !! Seorang Ayah Cabuli Anak Kandung di Sergai Akhirnya Ditangkap di Subulussalam

Kasat Reskrim AKP Made Yoga Mahendra,Kasubsi Penmas Iptu Barito Siregar, KBO Sat Reskrim Ipda Bima Prakasa, Kanit PPA Sat Reskrim Ipda H. Sinaga dalam Press relis di Maka Polres Sergai,(Foto/Sugi/timenews.co.id).
SERGAI, Satuan Reserse Kriminal Polres Serdang Bedagai akhirnya berhasil menangkap pelaku kasus pencabulan yang dilakukan oleh orang tua kandungnya sendiri.
“Pelaku yang diamankan berinisial H (30) warga Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, di tangkap pada hari Rabu (8/12/2021) sekira pukul 11.00WIB di Pondok Perumahan perkebunan kelapa sawit di Desa Sikerabang Kecamatan Longkib, Kab. Subulussalam, Aceh.
Hal ini disampaikan Kasat Reskrim AKP Made Yoga Mahendra,Kasubsi Penmas Iptu Barito Siregar, KBO Sat Reskrim Ipda Bima Prakasa, Kanit PPA Sat Reskrim Ipda H. Sinaga dalam Press relis di Maka Polres Sergai, Jumat(10/12/2021).
Menurut Made Yoga, bahwa kasus ini dilaporkan pada tanggal 29 bulan Mei 2021 dan kejadian pada bulan November 2020 di rumah tersangka. Pada bulan Pebruari 2021 di rumah orang tua tersangka di Kecamatan Dolok Masihul dan diketahui pada hari Jumat tanggal 28 Mei 2021 sekira pukul 06.30WIB.
” Pasal yang dipersangkakan adalah terhadap tersangka pasal 82 ayat 1 dan 2 pasal 76E dari UU RI No.17 tahun 2016 dengan ancaman hukuman 15 penjara,”papar AKP Made Yoga Mahendra.
Adapun Barang bukti yang diamankan 1 stel pakaian anak warna merah, satu stel pakaian anak warna biru muda Lol. Satu buah tikar anyam warna coklat yang digunakan terhadap tersangka saat mencabuli korban atau pakaian yang dipakai oleh korban,”terangnya.
AKP Made Yoga Mahendra juga menyampaikan untuk pertanyaan kenapa tidak ada tersangka yang akan kita munculkan. Dikarenakan tersangka ada hubungan keluarga dengan korban. Jadi sesuai berdasarkan UU praperadilan
anak kami tidak bisa menampilkan tersangka, korban maupun pelapor,”ujarnya.
Sambungnya, Disini akibat sudah viralnya di sosial media maupun media cetak, jadi hari ini kami mengrelis bahwa kami sudah mengamankan tersangka dan tindaklanjutnya kami akan menyerahkan dan melengkapi berkas ke jaksa penuntut umum,”ungkap AKP Made Yoga Mahendra.
Saat disinggung awak media terkait pertama kali tersangka melakukan pencabulan terhadap korban, apakah adanya indikasi dugaan paksaan.
” Benar, Pertama kali memang adanya pemaksaan, pertama kali di Bawak kekamar mandi dan kamar,”terang Kasat Reskrim kepada awak media.
Sambungnya, saat melakukan salah satu orang tuanya(ibu-red) kandung sedang bekerja di luar kota. Mereka tinggal bertiga bersama neneknya, dan korban adalah anak pertama tersangka.
“Hasil pemeriksaan, bahwa tersangka mengakui hanya mencoba -coba. Dan tersangka melakukan sudah sebanyak 3 kali pertama di rumah neneknya dan rumah korban,”terang AKP Made Yoga Mahendra saat di gencar pertanyaan para awak media.
Hasil pengungkapan tersangka, sambung AKP Made. Berkat adanya informasi dari masyarakat sekitar dirumah tersangka. Kemudian tim juga mencari informasi dari luar bekerjasama dengan Polres subbussalam dan Polsek Longkib bahwa tersangka ada disana.
” Tersangka melarikan diri dan kami sudah berusaha untuk mengejar, tapi tersangka selalu berhasil melarikan diri dan hari
ini tersangka sudah diamankan,”pungkasnya(Sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.