Tim Tabur Amankan DPO Mantan Kades Mekarjaya

DPO terpidana Kepala Desa Mekarjaya diamankan Tim Tabur(ist)
JAKARTA, Timenews.co.id| Tim Tabur Kejaksaan Agung mengamankan Terpidana Daftar Pencarian Orang (DPO) mantan Kepala Desa Mekarjaya, Kabupaten Majalengka dalam kasus menyuruh memalsukan keterangan palsu akte jual beli tanah. Sabtu (29/1/2022) sekira pukul 17:30WIB.
“Tim Tabur Kejaksaan Agung berhasil mengamankan Buronan Tindak Pidana “Turut Serta Menyuruh Memasukan Keterangan Palsu Dalam Suatu Akta Otentik”, yang merupakan buronan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan resmi yang diterima Timenews.co.id, Minggu(30/1)
Adapun identitas tersangka yang diamankan yakni inisial U. SN (54) warga Dusun Kertajaya Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka yang merupahkan mantan Kepala Desa Mekarjaya Kertajati Majalengka.
Bahwa Terpidana U. SN telah melakukan perbuatan “Turut Serta Menyuruh Memasukan Keterangan Palsu Dalam Suatu Akta Otentik” berupa 7 buah akta jual beli tanah.
Dimana, kata Leonard, jual beli tanah yang mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh akta itu, dengan maksud memakai atau menyuruh orang lain memakai akta itu seolah-olah keterangannya sesuai dengan kebenaran jika pemakaian itu dapat menimbulkan kerugian sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 266 ayat (1) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.
Hal ini berdasarkan Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor 415 K/Pid/2020 tanggal 08 Juli 2020 yang pada pokoknya menyatakan pertama, menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi/Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Majalengka.
Kedua, Memperbaiki Putusan Pengadilan TInggi Bandung Nomor 297/PID/2019/PT BDG tanggal 16 Januari 2020 yang menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Majalengka Nomor 109/Pid.B/2019/PN Mjl tanggal 29 Oktober 2019.
Sehingga tersebut mengenai pidana yang dijatuhkan kepada terpidana menjadi pidana penjara masing-masing selama 1(satu) tahun dan 6 (enam) bulan penjara.
” Terpidana U. SN diamankan di Desa Sanca, Kecamatan Gantar Indramayu karena ketika dipanggil sebagai terpidana oleh jaksa Eksekutor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut. Sehingga yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),”Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI
Sambung Leonard dan akhirnya berhasil diamankan setelah pencarian diintensifkan oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung, dan selanjutnya Terpidana segera dibawa menuju Kejaksaan Tinggi Jawa Barat guna dilaksanakan eksekusi,”ungkapnya.
“Melalui program Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan, kami menghimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,”tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH, MH.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.