Kasus Korupsi Kredit Fiktif 27 Milyar, Mantan Kepala BSM di Medan Ditangkap

Eks mantan kepala BSM Medan inisial W diamankan tim Tabur Kejatisu(ist)
SERGAI, Timenews.co.id| Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) menangkap mantan Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri (BSM) di Medan, Terpidana W Diamankan dalam kasus dugaan korupsi kredit Fiktif sebesar Rp 27 Milyar yang diajukan Koperasi Pertamina UPMS-I Medan Tahun 2011. Minggu(30/1/2022).
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak,SH, MH dalam keterangan resmi yang diterima Timenews.co.id, Senin(31/1/2022) mengatakan bahwa tersangka W merupahkan mantan Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri (BSM) Jalan Gajah Mada Medan.
W ditetapkan sebagai Tersangka oleh Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kredit Fiktif Rp27 Miliar yang diajukan Koperasi Pertamina UPMS-I Medan Tahun 2011 yang mengakibatkan kerugian keuangan Negara mencapai Rp.24 Milyar lebih berdasarkan perhitungan akuntan publik.
Akibat perbuatannya, tersangka W dijerat dengan pasal 2 dan pasal 3 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,”sebut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI Leonard,
” Tersangka W diamankan di rumah kontrakannya yang beralamat di Perum Merkuri Selatan XVII Kelurahan Manjahlega Kecamatan Rancasari Bandung Jawa Barat, karena ketika ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara,”ujar Leonard.
Sambung Leonard, karna sudah ditetapkan sebagai tersangka, W tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut sebanyak 3 kali dan karenanya kemudian yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 31 Desember 2018.
Bahkan, lanjut Leonard. Tersangka W diketahui melarikan diri dan berpindah-pindah tempat mulai dari Medan, Jambi lalu ke Jakarta hingga berakhir di rumah kontrakannya yang berada di Kota Bandung.
Saat dilakukan pengamanan, Tim Tabur dibantu oleh Ketua RT, Ketua RW dan tokoh masyarakat setempat, dan juga tersangka W tidak melakukan perlawanan.
Selanjutnya tersangka segera dibawa ke Bandara Husain Sastranegara menuju kantor kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan selanjutnya akan dititipkan di Rutan Klas I Labuhan Deli, selama 20 (dua puluh) hari kedepan sejak Tersangka dilakukan penahanan.
Dalam perkara ini, 3 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dimana 2 orang Tersangka sudah menjalani persidangan dan tersangka W akan segera disidangkan atas perbuatannya menyalahgunakan wewenang dan jabatannya sebagai Kepala Cabang BSM Gajah Mada Medan,”sebutnya.
“Melalui program Tabur Kejaksaan, kami menghimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan.”Pungkasnya.(Sugi)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *