Hari Kedua, Korban Mobil Pick Up terjun bebas kejurang Belum Ditemukan, Tim Gabungan Terus Melakukan Pencarian

Tim Gabungan terus melakukan pencarian korban mobil pick up jenis Grand Max dengan pengemudinya Tunggul Siagian korban terjun bebas ke jurang aliran sungai Aek Ualu Kecamatan Nassau.(ist)
TOBA, Timenews.co.id| Pencarian korban mobil pick up jenis Grand Max dengan pengemudinya Tunggul Siagian korban terjun bebas ke jurang aliran sungai Aek Ualu Kecamatan Nassau hingga pencarian hari ke dua belum juga ditemukan.
Kasat Lantas Iptu Rapindo Siahaan ketika dilansir Gosumut.com, Minggu (6/2/2022) sekira pukul 19.00 Wib melalui WhatsApp menyebutkan pencarian korban laka lantas yang terjun bebas ke dasar jurang aliran sungai Aek Ualu Sipegepege di dusun parluasa Huta Harsam Desa Lumban Rau Utara Kec Nassau Kabupaten Toba, Jumat (4/2/2022) belum juga membuahkan hasil.
Upaya pencarian pada hari kedua, sejak pagi hingga sore dilakukan Sat Lantas Polres Toba bersama Polsek Habinsaran dan personilnya bekerja sama dengan Tim Resaue dari BASARNAS dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Toba serta dibantu personil dari TNI AD Koramil Habinsaran dan warga desa sekitar.
Dalam upaya pencarin yang digelar mulai dari pagi sekitar pukul 09.00 Wib seluruh tim pencari korban diguyur cuaca hujan membuat upaya pencarian agak sedikit kerepotan dan kesulitan.
Sulitnya pencarian selain dikarenakan cuaca ditambah alat berat untuk mendukung tim bisa turun dengan leluasa ke bawah dasar jurang tidak ada .
Dikarenakan krent belum sampai maka atas kesepakatan bersama dengan Camat Nssau, Ketua Dewan DPRD Kabupaten Toba, Efendi SP Napitupulu dan Kapolsek Habinsaran Iptu E Napitupulu beserta tim dari Basarnas dan BPBD Toba untuk pencarian korban akan dilanjutkan besok hari Senin, (7/2/2022) mulai dari pagi hari.
“Pencarian dilanjut besok Pak, malam ini istirahat sambil menunggu alat berat kren buat narik, besok,” ujarnya.
Kapolres Toba melalui PS Kasi Humas Iptu Bungaran Samosir ketika dihubungi via selulernya mengatakan hasil temuan sementara dari tim di lapangan diketahui dibawah ada ditemukan benda yang mirip kendaraan yang jatuh terjun bebas kejurang aliran sungai Sipegepege.
Namun lanjutnya, akibat cuaca hujan dari tadi pagi hingga siang menyebabkan pencarian agak lambat gerakannya.
Kemudian, dikarenakan waktu sudah semakin gelap dan peralatan tidak memadai, maka upaya pencarian hari kedua dihentikan menunggu alat berat kren datang, agar bisa turun ke dasar jurang untuk memastikan yang ditemukan, apakah kendaraan korban atau bukan.
“Jadi untuk saat ini kita belum bisa memberikan keterangan yang pasti, kita tunggulah pastinya besok dari TKP oleh tim dari Polres Toba,” terang Iptu Bungaran Samosir via selulernya.(go/sug)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.