Wali Kota TebingTinggi Tinjau Lokasi Banjir

Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H.Umar Zunaidi Hasibuan bersama Sekdako Muhammad Dimiyathi, Kadis PUPR Reza Aghista, dan Camat Tebing Tinggi Kota Manda Yulian meninjau langsung daerah yang terendam banjir di Kota Tebingtinggi.(ist)
TEBINGTINGGI, Timenews.co.id| Hujan lebat disepanjang malam sejak Kamis malam sampai Jumat pagi (10/02/2022) mengakibatkan air Sungai Padang dan Sungai Bahilang di Kota Tebing Tinggi meluap dan menyebabkan beberapa kawasan pemukiman warga dan jalan umum terendam banjir.
Luapan air sungai juga disebabkan karena curah hujan yang tinggi di hulu Sungai Padang di Kabupaten Serdang Bedagai.
Hal tersebut menyebabkan pemukiman warga di 5 wilayah Kecamatan dan 14 kelurahan di Kota Tebing Tinggi terendam banjir dengan ketinggian air antara rata-rata 20-100 cm.
Wali Kota Tebing Tinggi Ir. H.Umar Zunaidi Hasibuan bersama Sekdako Muhammad Dimiyathi, Kadis PUPR Reza Aghista, dan Camat Tebing Tinggi Kota Manda Yulian meninjau langsung daerah yang terendam banjir.
Dijelaskan Wali Kota, ketinggian permukaan air Sungai Padang naik mencapai 2 meter dari yang biasa. Kurang tingginya tembok penahan serta belum selesainya perbaikan pintu klep menyebabkan air sungai meluap kepemukiman penduduk.
“Kita berharap Balai Wilayah Sungai Sumut dan Kementrian PUPR sesegera mungkin melakukan pekerjaan pembangunan, karena ini merupakan wewenang Pemerintah Pusat,” ucap Wali Kota.
Untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi akibat banjir, Pemko Tebing Tinggi telah menyiapkan tenda posko, dapur umum dan juga tenaga kesehatan.
Wali Kota mengingatkan warga agar senantiasa waspada terhadap intensitas hujan yang tinggi dan datangnya banjir kiriman, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai.
Kawasan yang terendam banjir di antaranya daerah Kampung Semut Kelurahan Bandar Utama, Pasar Inpres Kelurahan Badak Bejuang, dan Jalan Anturmangan Kelurahan Sri Padang. Kawasan ini merupakan wilayah yang berada dibantaran Sungai Padang.
Banjir akibat Sungai Padang dan Sungai Bahilang terdampak merendam rumah 964 KK warga, diantaranya Kecamatan Rambutan 2 kelurahan yaitu Kelurahan Sri Padang 90 KK, dan Kelurahan Karya Jaya 3 KK.
Sementara untuk Kecamatan Tebing Tinggi Kota 6 kelurahan yaitu Kelurahan Tebing Tinggi Lama 35 KK, Kelurahan Badak Bejuang 178 KK, Kelurahan Bandar Utama 180 KK, Kelurahan Mandailing 65 KK, Kelurahan Pasar Gambir 30 KK, dan Kelurahan Pasar Baru 5 KK.
Termasuk juga Kecamatan Padang Hilir 2 Kelurahan yaitu Kelurahan Satria 40 KK, dan Kelurahan Tambangan Hulu 20 KK, Kecamatan Bajenis 2 kelurahan yaitu KelurahanBandar Sakti 185 KK, dan Kelurahan Brohol 40 KK.
Terakhir, Kecamatan Padang
Hulu 2 Kelurahan yaitu Kelurahan Pabatu 40 KK dan Kelurahan Persiakan 53 KK.”tutupnya.(sug)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *