Polrestabes Medan Gulung 48 Tersangka Tindak Kriminal

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda didampingi Kasat Reskrim, Kompol M Firdaus dan para Kapolsek, Jumat (18/2) saat pres rilis di Halaman Mapolrestabes Medan.(ist)
MEDAN, Timenews.co.id|Polrestabes Medan mengungkap 33 kasus tindak kriminal sampai pertengahan Februari 2022. Dari 33 kasus yang diungkap Polres dan Polsek sejajaran ini, turut diamankan 48 orang tersangka.
“Ini merupakan pengungkapan kasus Curat, Curas dan Curanmor (3C) selama Februari 2022. Total 33 kasus berhasil diungkap dengan jumlah tersangka yang diamankan 48 orang,” jelas Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda didampingi Kasat Reskrim, Kompol M Firdaus dan para Kapolsek, Jumat (18/2) saat pres rilis di Halaman Mapolrestabes Medan.
Lebih jauh, 33 kasus yang berhasil diungkap sampai Februari 2022 terdiri dari, 4 kasus pencurian dengan kekerasan (Curas), 24 kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) dan 5 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Dikatakan Kapolrestabes, salah satu kasus menonjol yang berhasil diungkap Tim Siluman Satreskrim Polrestabes Medan adalah aksi penjambretan di Jalan KH Wahid Hasyim dengan korban dr Renata Nainggolan (55) warga Simpang Marindal, Amplas (21/1). Kasus ini melibatkan 5 orang tersangka yang dua diantaranya yakni, Ar dan Ad sudah lebih dulu dibekuk Polsek Sunggal. Sedangkan tiga tersangka lagi dibekuk Tim Siluman Satreskrim Polrestabes Medan.
Satu tersangka yakni, MRA warga Jalan Setia Luhur, Kecamatan Helvetia terpaksa ditembak mati karena merebut senpi petugas dalam pengembangan mencari barang bukti ke Sei Semayang, Sunggal. Tersangka, FA warga Jalan Gatot Subroto ditembak dibagian kaki kiri dan tersangka BS juga turut diamankan. “Untuk tersangka FA dan BS sudah 20 kali menampung barang hasil jambret,”kata Kapolrestabes.
Guna menekan angka kejahatan jalanan, Kapolrestabes Medan juga telah meluncurkan hotline 081275851994 agar masyarakat bisa mengadukan semua keluhan terkait aksi kriminal dan tindak kejahatan. Pascadiluncurkan, kata Kapolrestabes, nomor hotline ini mendapat respons yang cukup antusias dari masyarakat.
“Semenjak hotline kita luncurkan antusiasme masyarakat cukup baik. Saat ini kita paling sering menerima keluhan atau pengaduan soal premanisme. Dan ini akan terus kita tindaklanjuti,”ungkap mantan Dirlantas Poldasu ini.
Selain hotline, Polrestabes Medan juga mengaktifkan kring di tiap-tiap Polsek. Pihaknya juga akan terus berupaya mengungkap laporan dan pengaduan dari masyarakat guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.(sug)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.