555 Personel TNI-Polisi Amankan Demo Buruh Di DPR

138

Pengamanan polisi dalam demo KSPSI di depan DPR Ri(Foto/dok/detikcom)

JAKARTA- Massa aksi yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menggelar demo di depan gedung DPR RI, Jakarta. Polisi menyiapkan pengamanan demonstrasi di sekitar gerbang DPR RI. Kapolsek Tanah Abang Kompol Haris Kurniawan mengatakan ada 555 personel yang diturunkan. Para personel itu terdiri atas TNI dan polisi dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek Tanah Abang.

“Sekitar 555 personel yang kita libatkan untuk mengamankan demo ini, gabungan dari TNI dan polisi,” kata Haris di lokasi, Rabu (23/3/2022).

Pantauan yang dilansir detikcom di lokasi, sekitar pukul 10.15 WIB, polisi terlihat bersiaga di depan gedung DPR RI. Polisi juga tampak mengatur lalu lintas agar tetap dalam kondisi lancar.

Terlihat pintu gerbang utama DPR RI di Jalan Gatot Subroto ditutup. Arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto arah ke Slipi saat ini terpantau dalam kondisi lancar.

Tampak spanduk massa aksi sudah terpasang di pintu gerbang DPR. Mereka menuntut pemerintah membatalkan omnibus law.

“Batalkan omnibus law UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Tolak revisi UU No 12 Tahun 2011 tentang tata cara pembentukan peraturan perundang-undangan,” demikian tulisan pada spanduk yang dibawa massa aksi.

Dihubungi terpisah, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwanta mengatakan pengalihan arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional. Menurutnya, sebanyak 23 personel Polisi Lalu Lintas dari Polres Metro Jakarta Pusat diturunkan untuk mengamankan arus lalu lintas.

“Kita lihat situasi (pengalihan), sesuai kebutuhan. Kalau lalu lintas sendiri dari Pusat kurang-lebih 23 personel,” imbuhnya.(Sug)

Sumber:detiknews