Budi Sumalim : Kehadiran Risky dan Romo Bukan Atas Nama Partai, Partai Gerindra Sergai Dukung Program Bupati Terpilih

0
123

Ketua DPC Partai Gerindra Sergai, Budi Sumalim yang akrap disapa Budi, SE.(ist)

SERGAI, Timenews.co.id| Kehadiran Risky Ramadhan dan Romo ke Pekan Lelo Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai atas nama pribadi bukan nama Partai Gerindra.

” Partai Gerindra adalah partai pengusung Paslon Pemenang Pilkada Tahun 2020. Artinya partai Gerindra mendukung penuh program bupati terpilih terutama relokasi pedagang lelo ke pasar rakyat Sei Rampah.

Hal ini disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Sergai yang Juga Sekretaris Percepatan Pembangunan Pemkab Sergai, Budi Sumalim, SE, MM yang akrab disapa Budi SE kepada kru awak media, Selasa (11/1/2022).

Ia juga menyayangkan kehadiran Risky dan Romo harusnya memahami program penataan ibu Kota Kabupaten. Ketua DPC Partai Gerindra juga tidak mengetahui kedatangan Risky dan Romo dilokasi Pajak Lelo di Sei Rampah pada hari Senin(10/1/2022).

“Harusnya kehadiran Risky dan Romo memahami program Penataan Ibu kota. Karena perlu diketahui bahwa Jalan Nasional akan diperlebar sehingga mobilisasi kendaraan sangat tinggi ini akan membahayakan para pedagang, pembeli maupun pengguna jalan lainya jika pasar lelonya tetap disana,”papar Budi SE.

Untuk itu, sambung Budi. Kita Partai Gerindra sangat mendukung relokasi pedagang ke pasar Rakyat yang lebih aman, tertib bersih dan jauh dari mobilisasi kendaraan.

Saya katakan pribadi. Lanjut Budi SE. Karena Nama Risky sebagai ketua DPRD Sergai dan Romo HR Muhammad Syafi’i Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra pastinya melekat. Jika kehadiran Risky membawa lembaga ia harus di dampingi anggota dan Pimpinan DPRD Sergai lainnya terutama komisi B yang menangani permasalahan itu”sebut Budi Sumalim.

Menurutnya, Pekan lelo ini bukan masalah baru tapi masalah lama, dan sudah by proses, kebijakan pemkab Sergai itu jelas dengan aturan Perda no 7 tahun 2018 tantang penataan dan pembinaan pasar rakyat, pusat perbelanjaan dan toko swalayan begitu juga pedagang pekan lelo tidak memiliki Izin Usaha Pengelolaan Pasar Tradisional (IUP2T)”sambung
Budi Sumalim.

Langkah yang di ambil Pemkab Sergai sangat baik. Sambung Budi Sumalim. Sudah menyiapkan lahan relokasi yang lebih layak, Aman, Tertib untuk pedagang maupun pembeli melakukan transaksi di pasar Rakyat Sei Rampah,”imbuhnya.

” Mari berpikir positif, jangan kita benturkan pedagang dengan pemerintah”pungkas Ketua DPC Partai Gerindra Sergai.

Menanggapi hal ini, Ketua Front Komunitas Indonesia Satu (FK1-1) Kab Sergai M Nur Bawean kepada krua awak media, Selasa (11/1) mengatakan Kehadiran Risky dan Romo di nilai akan memperkeruh suasana di pekan lelo, Pedagang dan Pemerintah terancam akan berbenturan.

” Kehadiran Risky dan Romo di nilai akan memperkeruh suasana di pekan lelo, pedagang dan pemerintah terancam akan berbenturan,”ucap M Nur Bawean.

Ia juga mengatakan, kehadiran Risky hanya cari panggung sandiwara. Terhitung sudah tiga kali ke lokasi pekan lelo dengan berbagai penjelasan hingga membuat pedagang percaya, tapi buktinya Pemkab Sergai tetap mengacu pada Perda dan penataan kota hingga tetap melakukan penertiban.

” Ini bukan mencari panggung, kasian itu pedagang hanya mendapat iming-iming, toh juga di lakukan penertiban, alangkah baiknya Risky mengajak pedagang relokasi ke pasar yang sudah di siapkan pemerintah. Terakhir kita menduga Risky maupun Romo penghambat penegakan Perda dan penataan Kecamatan Sei Rampah sebagai ibu Kota Kab Sergai” tegas M Nur.

M Nur Juga meminta kepada Ketua DPRD Sergai Risky Ramadhan untuk berhenti cari panggung di Pekan Lelo yang tidak mampu memberikan solusi kepada pedagang pekan lelo.

“Relokasi ini sudah cukup lama, dan sudah berjalan prosesnya sebagian pedagang juga sudah pindah ke pasar Rakyat jangan cari panggung sandiwara lah, Pemkab Sergai juga sudah bertindak baik untuk kesejahteraan masyarakat khusus pedagang dengan menyiapkan lahan lebih baik”papar M Nur lagi.

Pedagang juga lanjut M. Nur
harus paham. Di lembaganya sendiri Risky selaku ketua DPRD Sergai saja tidak di percaya oleh 32 anggota DPRD Sergai dengan melayangkan mosi tidak percaya ke Sekretariat DPRD Sergai beberapa yang lalu bahkan membawa permasalah itu ke Dewan Partai.

Sekali lagi, Saya katakan berhenti cari panggung, di lembaganya saja anggotanya tidak percaya jangan lagi benturkan pedagang ini”pungkas M Nur.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sergai, dr Riski Ramadhan saat dikonfirmasi via WhatsApp terkait kunjungan di pajak lelo tersebut belum memberikan jawaban terkait kunjungan atas nama partai maupun tidak.(red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini