Darma Wijaya : Masyarakat Jangan Takut Lapor Pengedar Narkoba

49

Bupati Darma Wijaya saat hadiri pemusnahan barang bukti tnarkoba dalam gelar Press relis di Kantor BNNK Sergai.(Foto.sugi/timenews.co.id).

SERGAI- Peredaran Narkotika di Serdang Bedagai sangat mengkhawatirkan. Bahkan Serdang Bedagai tercatat menjadi daerah nomor 1 di Sumatera Utara dalam peredaran narkotika.

Untuk itu Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya menghimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif dan tidak takut melaporkannya jika mengetahui adanya peredaran narkoba dilingkungan tempat tinggal.

Hal itu diungkapkan Bupati Darma Wijaya saat menghadiri pemusnahan barang bukti jenis sabu dikantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (17/11/2021).

Bupati mengungkapkan Serdang Bedagai menjadi daerah yang rawan peredaran narkoba khususnya daerah pesisir pantai karena langsung berbatasan dengan negara luar.

“Di Sergai terdapat 4 Kecamatan yang rawan peredaran Narkoba yakni di Kecamatan Perbaungan, Sei Rampah, Tanjung Beringin dan Dolok Masihul. Ini mengkhawatirkan masa depan anak-anak kita sebagai penerus bangsa,”ungkapnya.

Iapun mengapresiasi kinerja BNNK Serdang Bedagai atas kinerja yang sudah dilakukan. Ini diharapkan terus berlanjut dan forkopimda serta Camat dan Kepala Desa agar mendukung pemberantasan narkotika di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini.

“Sergai ini Darurat Narkotika. Makanya kinerja dan koordinasi BNNK dan instansi terkait harus ditingkatkan. Termasuk dengan Polri,”tambahnya.

Bupatipun berharap agar petugas terus memburu pengedar narkotika. Sebab biang masalah dari Narkotika adalah pengedar. Dan berikan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku atau hukuman maksimal.

“Kita harap yang ditangkap adalah pengedar. Dan kalo penjara penuh berarti kita tidak berhasil mencegahnya. Makanya peran Desa tangguh dan desa bersinar itu harus ditibgkatkan demi mencegah peredaran narkotika di Serdang Bedagai,”jelasnya.

Sementara itu, Direktur Peran Serta Masyarakat (PSM) BNN RI, Brigjend Pol. Richard Nainggolan menjelaskan bahwa peredaran Narkotika di Sumatera Utara khususnya di Serdang Bedagai cukup mengkhawatirkan. Bahkan Sumut menjadi daerah nomor 1 dalam hal peredaran Narkoba.

“Berdasarkan data tahun 2019, Sumatera Utara menjadi daerah nomor 1 secara Nasional. Dan Serdang Bedagai menjadi daerah terparah dalam peredaran narkoba,”ungkapnya.

Ini pun menjadi prestasi bagi BNNK Sergai karena sudah berhasil menangkap bandar narkoba yang meresahkan masyarakat. Dan ia meminta agar BNNK Sergai kembali meningkatkan kinerja.

“BNN ada program Kabupaten Kota Tanggap Narkoba. Ini diharapkan bisa dikembangkan demi menyelamatkan masyarakat kita dari ancaman Narkoba,”tandasnya.

Sebelumnya Kepala BNNK Sergai Pinondang Poltak Marganda mengatakan hasil tangakapan bandar ini dilakukan beberapa hari atas laporan dari masyarakat.

“Namun hasil tangakapan sempat dibuang ketiga tersangka sehingga hasilnya hari ini hanya 34gr lebih yang bisa kita amankan dan kita musnahkan,”paparnya.

Barang bukti yang di amankan dimusnahkan dengan cara di blender dan dibuang ke kolam sekitar kantor BNNK Sergai.

Bupati Sergai H Darma Wijaya saat memberikan nasehat kepada tiga tersangka dalam kasus narkoba.(Foto.sugi/timenews.co.id)
Bupati Sergai H Darma Wijaya saat memberikan nasehat kepada tiga tersangka dalam kasus narkoba.(Foto.sugi/timenews.co.id)

Selanjutnya, Bupati Sergai H Darma Wijaya juga menyempatkan diri untuk memberikan nasehat kepada para tersangka.

“Setelah pulang dari masa tahanan, taobat tidak dan jawab tersangka insyaallah taobat pak,”cetus para tersangka saat tanyak jawab Bupati Sergai sering disapa Bung Wiwiek.

Sambung Darma Wijaya, karna kita tahu permasalahannya kalian, dalam hal ini saya meminta kasih tahu kepada teman teman yang lain jika kalian ada jaringan jaringan diluar, sudahlah sampai disini saja karna kalian juga punya masa depan, berubah ya, karna manusia itu berubah pada diri kita sendiri.

“Iya pak,” jawab para tersangka.(Sugi)