Diduga Korban Pembunuhan, Kondisi Terikat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Perairan Pulau Berhala

187

Petugas saat mengevakuasi korban seorang wanita tanpa identitas ditemukan dalam kondisi terikat di perairan Pulau Berhala(ist)

SERGAI, Timenews.co.id| Seorang wanita tanpa identitas ditemukan mengapung dalam kondisi membusuk dengan tangan dan tubuh terikat di sekitar perairan pulau berhala Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (12/1/2022) sekira pukul 00:30WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh Satgas Pam Pulau terluar berhala menemukan penemuan mayat tanpa identitas dalam kondisi membusuk dengan tangan dan tubuh terikat seulas tali terikat dua buah deregen yang diduga korban pembunuhan.

Kapolres Sergai AKBP Dr Ali Machfud melalui Kapolsek Tanjungberingin, AKP Tobat Sihombing didampingi Kanit Reskrim Iptu Qory O Siregar, Kamis(13/1) membenarkan peristiwa tersebut.

“Awal kejadian tersebut atas adanya informasi dari Satgas
Pam Pulau terluar berhala kepada personil Reskrim Polsek Tanjung Beringin tentang adanya mayat seorang perempuan dalam kondisi membusuk tanpa identitas di perairan pulau berhala,”kata Kapolsek.

Penemuan tersebut, sambung Kapolsek, korban dalam keadaaan terikat tali tambang yang terkait dengan 2 buah deregen warna biru merk Delo Silver Caltex. Bahkan kedua tangan korban juga terikat.

Atas kejadian tersebut, korban langsung dibawa ke pinggir oleh anggota Satgas Pam Pulau Terluar Berhala agar tidak hanyut kembali kelaut.

Selanjutnya,Personil Polsek Tanjung Beringin di back up Kasat Reskrim AKP Made Yoga bersama Sat Reskrim beserta Inafis hingga personil Satpol Air langsung mendatangi lekosi penemuan mayat tersebut.

“Sekira pukul 14.00WIB, tim tiba dilokasi dan benar ditemukan mayat seorang perempuan tanpa identitas,”sebut Kapolsek.

Hasil introgasi dilokasi terhadap anggota Satgas Pam Pulau terluar berhala, bahwa saat melakukan patroli diseputaran pantai Berhala ada melihat mayat yang terdampar di pinggir pantai dalam keadaan terkait tali tambang dan 2 buah deregen warna biru.

Kemudian anggota satgas langsung memindahkan mayat tersebut dari pinggir pantai agar tidak terbawa air dengan jarak sekitar 50 meter kedaratan,”papar Kapolsek.

Selanjutnya dilakukan identifikasi atau pemeriksaan luar mayat oleh tim Inafis Polres Sergai yang mana kondisi mayat dalam keadaan hampir membusuk dan hancur mulai dari kepala hingga kaki.

Selain itu, kata Kapolsek. Kedua tangan terikat tali, kondisi wajah tidak dapat terlihat, kondisi kaki mulai dari lutut hingga telapak kaki sudah hilang,’tambah Kapolsek.

Kapolsek mengatakan pada sekira pukul 15.00 WIB, korban langsung dibawa dari pulau berhala menuju dermaga pelelangan ikan TPI Bedagai Desa Tebingtinggi sampai sekira pukul 18.15 WIB.

“Saat ini korban langsung dibawa ke RSUD Lubuk Pakam dan dirujuk di Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan pemeriksaan Outopsi terhadap korban, hasilnya akan kita sampaikan nantinya,”pungkas Kapolsek.

Informasi yang diperoleh, penemuan mayat tanpa identitas tersebut di perairan sekitar pulau berhala diduga korban pembunuhan, bahkan kejadian hampir sama yang ditemukan di Belawan dalam kondisi terikat.

” Bisa jadi korban adalah seorang TKI yang sengaja di buang kelaut, karna kondisi mayat hampir sama dengan kondisi terikat,”ucap sumber(red)