Diduga Miliki Tekanan Darah Tinggi, Wagiman Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kondisi Telungkup

42

Unit Reskrim Polsek Firdaus bersama Tim Inafis Polres Sergai langsung Olah TKP penemuan seorang pria meninggal dunia dalam kondisi telungkup di rumputan.(Foto.dok.istimewa)

SERGAI, Seorang pria warga Seirampah Kecamatan Sei Rampah Kab Sergai, Sumatera Utara ditemukan meninggal dunia dengan posisi telungkup di Rerumputan, diareal belakang Vihara Budha Seirampah, Kamis (18/11/2021).

Informasi yang dihimpun, seorang pria yang meninggal dunia diketahui bernama Wagiman (67) bekerja sebagai penjaga Vihara Budha warga Dusun VI Sei Rampah.

Korban pertama kali ditemukan rekan kerjanya, Yanto (60) seorang penjaga Vihara Budha Dusun VI Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Sergai dalam kondisi telungkup di rerumputan di areal belakang Vihara Budha Sei rampah.

Kapolres Sergai AKBP Dr. Ali Machfud melalui Kapolsek Firdaus AKP Idham Halik SH, Kamis (18/11) membenarkan peristiwa tersebut.

” Awal Peristiwa tersebut tentang adanya informasi dari masyarakat Dusun VI Rampah Kiri tentang adanya mayat laki laki dalam posisi telungkup di areal Vihara Budha,”kata Kapolsek Firdaus.

kata Idham Halik, atas laporan dari masyarakat selanjutnya tim opsnal dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Ahmad Mula Purba SH langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Setiba dilokasi, melihat seorang laki-laki dewasa sudah meninggal dunia dengan posisi telungkup dan hasil dari introgasi cepat bahwa korban mempunyai riwayat penyakit hipertensi, lalu mengamankan TKP dan mencatat saksi saksi”ungkap AKP Idham Halik.

Sambungnya, selanjutnya Kanit Reskrim Ipda Ahmad Mula Purba melaporkan kepada pimpinan dan menghubungi INAFIS Polres Sergai dan pihak keluarga korban
untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar tubuh korban dan dari hasil pemeriksaan luar tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan,”ungkapnya.

“Hasil olah TKP, bahwa korban mempunyai riwayat sakit hipertensi,”ujar Kapolsek.

Kemudian Pihak Keluarga dalam hal ini adik kandung Korban atas nama Ngatina memohon kepada pihak Kepolisian untuk tidak membawa mayat ke Rumah Sakit dan juga memohon untuk tidak dilakukan Otopsi terhadap Korban.

“Saat ini pihak keluarga sudah membuat pernyataan menerima kematian Korban karena murni sakit dan tidak akan menuntut dikemudian hari” Pungkas Kapolres melalui Kapolsek AKP Idham Halik SH.(Sugi)