Disuruh Jaga Anak, Seorang ABG di Sergai Menjadi Korban Pencabulan, Pelakunya Bapak dan Anak

63

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com

SERGAI, timenews.co.id| Betapa mirisnya melihat kondisi korban sebut saja nama samaran Melati (16) warga Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Akibat Disuruh menjaga anak, akhirnya menjadi korban pencabulan dua pelaku yang merupahkan bapak dan anak.

“Pelakunya AN(43) dan IL (18) keduanya bapak dan anak,”ucap Melati, Selasa (2/11/2021).

Melati mengaku, tidak ingat tanggal pelaku mencabulinya. Setau dia peristiwa terjadi bulan Maret 2021 di rumah pelaku saat istri pelaku melahirkan di Kota Lubuk Pakam.

“Gak ingat tanggalnya, hari Minggu bulan Maret lalu dirumah pelaku,”ucap Melati.

Sambungnya, sebelum kejadian, dia diminta istri pelaku untuk menemani anaknya di rumah, sebab istri pelaku melahirkan di Lubuk Pakam. Saat didalam rumah, suami pelaku AN mendatanginya dan mencabuli dirinya. Setelah itu anak pelaku IL turut mencabulinya.

“Setelah pelaku mencabuli, aku diancam supaya tidak melapor sama orangtua. Habis kejadian itu aku gak berani pulang, tidur dirumah guru,” bilangnya.

Sedangkan ibu korban, M (43) awalnya tidak mengetahui anaknya Melati telah dicabuli pelaku. Melati tidak pulang kerumah dengan alasan tidur dirumah gurunya.

“Melati sempat tidak pulang kerumah, alasan dia tidur dirumah guru,”katanya.

Kata dia, bulan Oktober, Melati mengaku telah dicabuli pelaku. Atas pengakuan Melati, kami langsung buat pengaduan ke Polres Serdang Bedagai. Setelah kami buat laporan, kakak dan istri pelaku datang kerumah minta damai agar kasusnya jangan dibawa ke hukum.

“Kakak dan istri pelaku datang kerumah minta damai dan kasusnya jangan diteruskan, saya menolak karena anak saya sudah trauma, pelaku harus dihukum,” papar ibu korban.

Menurutnya, Melati sangat trauma atas kejadian itu, dia takut sendiri pergi ke sekolah karena akan diganggu pelaku. Sebab pelaku sempat mengancam bila melaporkan kejadian itu kepada orangtuanya.

“Melati masih trauma, sekolah diantar bapaknya, dia takut sendiri karena pelaku sempat mengancamnya,” terang M.

Terpisah, Waka Polres Sergai Kompol Sofyan selaku PJS Kasat Reskrim di konfirmasi terkait hal ini, Selasa (2/11/2021) membenarkan peristiwa tersebut.

” Sabar ya, kita kumpulkan bukti buktinya dulu, termasuk hasil visum belum keluar, kalo sdh ada yg kita tetapkan tersangka nanti kita expos,”ucap Waka Polres Sergai.