Ditindak Tegas ! Dua Kaki Perampas HP di Asahan Ditembak Polisi

46

Ilustrasi/Ist(dok.sindonews)

ASAHAN, Pelaku perkara tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) diringkus Unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan, Senin sore (25/10/2021).

Pelaku berinisial WY (27) merupakan warga Dusun IV, Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan. WY melakukan perampasan handphone milik korban berinisial KRS (18) warga Lingkungan I, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kota kisaran Barat, Kabupaten Asahan.
Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira saat dikonfirmasi, selasa (26/10/2021) siang membenarkan penangkapan tersebut.

“Seorang pemuda tersebut diamakan karena melakukan pencurian dengan kekerasan, pada hari Sabtu tanggal 23 Oktober 2021 sekira pukul 21.00 Wib,” bebernya.

Diceritakannya, peristiwa itu terjadi pada saat korban sedang melintas di Jalan Lintas Simpang Pabrik Benang, Kelurahan Sidomukti. Disaat itu tiba-tiba seorang pemuda yang tidak dikenal memepet dan menendang korban selanjutnya tersangka merampas HP milik korban, lalu pelaku kabur.

Sambungnya, setelah dilakukan penyelidikan oleh Kasat Reskrim AKP Rahmadani dan Kanit Jahtanras IPDA Dian P Simangunsong bersama timnya, pada senin tanggal 25 Oktober 2021 sekira pukul 18.00 wib pihaknya menemukan keberadaan tersangka di Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan.

“Setelah mengetahui keberadaannya, tim langsung mengamankan tersangka. Kemudian saat dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan, sehingga diberikan tindakan tegas, tepat dan terukur dengan mengenakan kedua kakinya,” terangnya.

Lebih lanjut mantan Kapolres Tanjungbalai menerangkan, setelah itu tersangka diberikan perawatan medis dan selanjutnya tersangka di bawa ke Polres Asahan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Dari tangan tersangka, kita menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Supra 125X warna merah nopol BK 6175 LJ dan satu unit Hp Vivo Y30i. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka tersebut kita kenakan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara,” tegas Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira.

Sumber: Gosumut