Fakta Menarik Egy Maulana Usai FK Senica Takluk dari Sered

70

Egy Maulana Vikri selalu tampil sebagai pemain cadangan di ajang liga Slovakia. (Foto.Dok. FK Senica).

JAKARTA- Egy Maulana Vikri kembali bermain dalam lanjutan Liga Slovakia bersama FK Senica. Berikut fakta-fakta menarik pemain Timnas Indonesia itu setelah laga pekan ke-10 saat Senica bertamu ke markas SKF Sered.

FK Senica menelan kekalahan ketiga dalam pekan ke-10 Liga Slovakia atau yang juga disebut Fortuna Liga.

Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Sered itu, Egy kembali masuk sebagai pemain cadangan.

Setelah bergabung dengan FK Senica pada akhir Agustus 2021, Egy sudah tampil empat kali dan selalu menjadi pemain pengganti pada babak kedua.

Egy baru sekali tampil sekali menjadi starter, yakni di pertandingan babak ketiga Piala Slovakia. Saat itu Egy juga bermain penuh selama 90 menit.

Waktu bermain yang diberikan pelatih Pavel Sustr membuat Egy selalu bermain sejak pertandingan yang berlangsung September hingga Oktober.

Berikut 5 fakta menarik Egy Maulana setelah FK Senica Kalah dari Sered:

1. Kebobolan Kali Kedua

Pertandingan melawan Sered adalah laga kedua di mana FK Senica kebobolan saat Egy bermain. Dari empat pertandingan sebelumnya, hanya sekali Egy bermain dan FK Senica kebobolan. Pertandingan tersebut adalah ketika Egy menjadi pemain pengganti di laga melawan AS Trencin.

Ketika itu Egy masuk pada menit ke-60 di saat skor imbang 2-2. Menit ke-82 Trencin mencetak gol yang kemudian dibalas empat menit berselang sehingga skor menjadi imbang 3-3.

Sementara dalam laga melawan Pohronie, Nafta Gbely, dan Slovan Bratislava, gawang FK Senica tak bobol selama Egy bermain

2. Dua Kali Gagal Menghadirkan Gol FK

Senica selalu bisa mencetak gol di saat Egy bermain dalam tiga laga, melawan Pohronie, Trencin, dan Nafta Gbely. Bahkan gol tunggal Senica saat melawan Pohronie dan salah satu gol Nafta berasal dari umpan Egy.

Namun dalam dua pertandingan terakhir di saat Egy main, FK Senica gagal mencetak gol sehingga kalah dari Slovan Bratislava dan Sered.

Jika gagal memberi dampak positif, bisa jadi Egy akan kesulitan mendapat menit bermain lagi pada pertandingan yang akan datang.

Sebulan lebih berada di FK Senica, Egy sudah bermain selama 210 menit. Dari empat kali tampil menjadi pemain cadangan di liga Slovakia, Egy mengumpulkan 120 menit bermain. Sementara 90 menit lain berasal dari laga piala Slovakia.

Catatan ini jauh lebih banyak ketimbang saat Egy masih bermain di Lechia Gdansk, sekaligus merupakan perwujudan dari keinginan Egy yang menuntut lebih sering dimainkan di FK Senica.

4. Urutan Enam Besar di Skuad FK Senica

Dalam kontribusi gol di liga Slovakia, Egy menempati peringkat keenam di FK Senica. Meski belum mencetak gol, Egy sudah menciptakan satu assist.

Sementara dalam klasifikasi kategori lain, seperti umpan sukses dan duel sukses, Egy masih belum masuk perhitungan karena baru bermain empat kali.

Khusus untuk kategori menit bermain, Egy berada di peringkat ke-18 di antara pemain-pemain Senica lainnya dengan mengoleksi 120 menit bermain.

5. Jumlah Laga Masih Kalah Dibanding Saat Membela Lechia

Kendati sudah mengoleksi lebih banyak waktu bermain di Senica, jumlah pertandingan yang dilalui Egy di klub berjuluk Zahoraci itu masih kalah dibanding saat pemain jebolan SKO Ragunan itu tampil di Lechia.

Selama tiga musim membela Lechia, Egy bermain 11 kali di liga Polandia dan Piala Super.

Sumber: CNN Indonesia