Geger ! Seorang Nelayan di Sergai Temukan Tas Berisikan Mayat Bayi Perempuan 

247

Unit reskrim Pantai Cermin bersama tim Inafis Polres Sergai lakukan olah TKP penemuan mayat bayi berjenis kelamin wanita di bantaran muara sungai ular di Desa Kotapari, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.(Foto/timenews.co.id)

SERGAI, Timenews.co.id|Masyarakat Dusun XI .Desa Kotapari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, digegerkan penemuan tas berisikan bayi berjenis kelamin perempuan dalam kondisi meninggal dunia. Senin(7/2/2022) sekira pukul 12:30WIB,

Korban pertama kali ditemukan seorang nelayan pencari ikan dibantaran muara sungai ular, Safaruddin(31) dan Arifin(35) warga Dusun XI Desa Kotapari, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai dalam kondisi badan sudah membiru.

“Awalnya kami sedang menangkap ikan di muara sungai ular, setiba di muara terlihat ada sebuah tas warna merah berada dibantaran muara sungai ular. Setelah kami buka tas tersebut berisikan bayi yang ditutupi 2 kain sarung”,kata Safaruddin dan Arifin.

Sambungnya, setelah itu kami langsung memberitahukan penemuan tersebut kepada warga masyarakat. Kemudian membawa korban ke pesisir pantai dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pantai Cermin setelah dikabari Pemerintah Desa,”papar dua saksi tersebut.

Kapolres Sergai AKBP Dr Ali Machfud melalui Kapolsek Pantai Cermin, Iptu M Tambunan, Selasa (8/2/2022) membenarkan penemuan mayat bayi berjenis kelamin wanita yang ditemukan di bantaran muara sungai ular seorang nelayan pencari ikan.

“Awalnya unit Reskrim Polsek Pantai cermin menerima informasi dari masyarakat bahwa telah ditemukan mayat seorang bayi oleh warga masyarakat di bantaran muara sungai Ular Dusun XI Desa. Kotapari Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai,”kata Iptu M Tambunan.

Sambungnya, setelah menerima informasi tersebut, Kanit Reskrim beserta personel unit Reskrim dan SPKT Polsek Pantai Cermin dan personel Inafis Polres Serdang Bedagai langsung mendatangi tempat kejadian tersebut.

Setiba dilokasi, mayat bayi tersebut sudah dibawa dari tempat penemuan menuju kepesisir pantai oleh warga sekitar. Setelah
dilakukan identifikasi diketahui bahwa mayat bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.

“Hasil pemeriksaan kepada korban badan mayat bayi perempuan tersebut sebahagian telah membiru, kulit pada bagian hidung telah terkelupas dan pada bagian pusar terdapat luka serta di tutup dengan kertas tisu serta terdapat bercak darah pada kertas tisu tersebut,”papar M Tambunan.

Hasil penyelidikan dilokasi, bahwa korban ditemukan dua seorang pencari ikan di muara sungai ular diketahui bernama Safaruddin dan Arifin dan keduanya melihat ada sebuah tas warna merah berada di bantaran muara sungai, setelah dibuka ternyata berisikan korban yang ditutupi 2 kain sarung.

Hasil olah TKP, petugas mengamankan barang bukti satu unit Tas ransel merk Polo warna merah, 2 buah kain sarung.”ungkapnya.

“Untuk kepentingan proses penyelidikan maka mayat bayi perempuan tersebut di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab kematiannya.”pungkasnya.(Sugi)