Hadiri Syukuran Tahun Baru 2022 Distrik X Medan Aceh, Bobby Nasution Ajak Cegah Penyebaran Covid – 19 dan Bantu Tangani Stunting

0
98

Walikota Medan Bobby Nasution saat menghadiri acara syukuran tahun baru 2022 HKBP Distrik X Medan Aceh (Foto, Dok. Pemko Medan)

MEDAN, Timenews.co.id | Di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak seluruh jemaat HKBP Distrik X Medan Aceh untuk bersyukur karena masih diberi kesehatan sehingga dapat melewati tahun 2021 dan menikmati tahun 2022. Rasa syukur ini dapat diimplementasikan dalam bentuk tindakan dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sebab, prokes harus tetap dilakukan agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

“Kita harus selalu bersyukur karena telah diberikan kesehatan sehingga dapat berkumpul dan merayakan syukuran Tahun Baru 2022 ini. Tahun 2021 harus kita jadikan pembelajaran dan telah berjuang bersama melawan Covid-19,” kata Bobby Nasution saat menghadiri Syukuran Tahun Baru 2022 HKBP Distrik X Medan Aceh di halaman Kantor HKBP Distrik X Medan Aceh Jalan Uskup Agung Medan, Rabu (26/1).

Beberapa waktu lalu, jelas Bobby Nasution, penyebaran pandemi Covid-19 di Kota Medan sudah melandai. Namun saat ini, imbuhnya, ada varian Covid-19 yang baru yakni Omicron. Dalam kurun waktu 4 hari ke belakang, jelasnya, kasus Covid-19 di ibukota Provinsi Sumut sedikit mengalami kenaikan.

Menyikapi hal itu, Bobby Nasution mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kota Medan, khususnya jemaat HKBP Distrik X Medan Aceh untuk tetap mematuhi prokes guna menjaga diri dari penyebaran Covid-19. “Penerapan prokes harus dimulai dari hal paling kecil yakni diri sendiri. Setelah itu keluarga hingga seluruh jemaat HKBP yang ada di Kota Medan. Hal ini dilakukan agar kita terjaga dan terhindar dari penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Kemudian, Bobby Nasution memaparkan, seluruh program dijalankan Pemko Medan selalu berupaya untuk mensejahterakan masyarakat Kota Medan tanpa memandang etnis, budaya dan agama. Guna mewujudkan itu semua, bilang Bobby, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tapi harus melibatkan dan didukung seluruh masyarakat.

“Banyak program yang dijalankan Pemko Medan harus berkolaborasi dengan masyarakat, termasuk jemaat rumah ibadah. Jika kemarin kita mengajak jemaat rumah ibadah untuk membangun sumur resapan guna meminimalisir banjir di Kota Medan, kali ini kita mengajak untuk ikut serta membantu pemerintah menangani stunting. (Ardi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini