Hanya Waktu 2 Jam, 5 Rumah di Sergai Diterpa Angin Kencang

66

Salah satu Rumah warga Kecamatan Sei Bamban rusak diterpa angin kencang, Rabu(22/9/2021). (Foto/istimewa)

SERGAI-timenews.co.id| Hanya waktu kurang lebih 2 jam, 5 rumah milik masyarakat di 3 Kecamatan yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (22/9/2021) di terpa angin kencang disertai hujan deras.

Menanggapi hal ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai, Hendri Suharto dikonfirmasi wartawan, membenarkan kejadian ini.

“Iya benar. Tapi baru terdata 5 rumah di 3 Kecamatan yang di Kabupaten Serdang Bedagai,”kata Hendra Suharto.

Menurutnya, 1 rumah di Kecamatan Pejahahan, 2 rumah di Kecamatan Tanjung Beringin dan 2 rumah di Kecamatan Sri Bamban.

Untuk wilayah Kecamatan Tanjung Beringin di Desa Pematang Cermin 1 rumah, 1 rumah di Desa Pematang Terang. Sedangkan dari Kecamatan Sei Bamban dua rumah di wilayah Desa Sukadamai.

” Saat ini petugas kami masih mendata di lapangan, besok selengkapnya akan kami kasi tahu,” pungkasnya.

Informasi yang diperoleh, salah satu rumah yang diterjang angin kencang di Dusun 14 Desa Sukadamai, bahkan hancur tertimpa pohon besar akibat diterjang angin kencang.

Dilokasi, terlihat Bagian atap atau seng depan rumah tersebut hancur berantakan, akibat tertimpa pohon yang kerap disebut pohon Dadap.

“Kejadiannya itu sekitar pukul 15.30 WIB tadi, atau sebelum Ashar. Saat itu hujan deras disertai angin kencang,” ujar Sumiati (58) pemilik rumah.

Lanjut Sumiati, saat itu dirinya tengah berada di dapur rumah.

“Begitu mendengar suara gemuruh, saya langsung keluar rumah apalagi anak-anak saya juga memanggil-manggil. Ternyata, suara gemuruh itu rupanya rumah saya udah kena timpa pohon,” ujar Sumiati.

“Yang hancur ini, bagian kamar dengan ruang tamu. Saat ini ya saya hanya berharap ada bantuan lah,” ujar Sumiati.

Akibat kejadian ini, Sumiati mengungsi ke rumah anaknya yang tidak jauh dari kediamannya itu.

Warga sekitar rumah Sumiati juga terlihat secara gotong royong, bahu membahu memotongi batang pohon dan menyelamatkan barang-barang miliknya.**