Harapan Masyarakat Desa Sei Rejo Terwujud, Tugianto Sebut Puluhan Tahun Baru ini Normalisasi

0
66

SERGAI (timenews.co.id) Harapan Warga masyarakat Dusun I kampung pulo Desa Sei Rejo , Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara akhirnya terwujud dan sangat merasakan normalisasi sungai Sei Rampah.

Baca juga : https://timenews.co.id/cegah-antisipasi-penyakit-pmk-pemkab-sergai-perdana-suntik-vaksin-ternak-sapi-milik-warga/

Pasalnya, sudah puluhan tahun sungai Seirampah yang biasa meluap di permukiman rumah warga hingga lahan pertanian juga ikut terendam, kini sudah terhalang normalisasi.

” Warga Dusun I Desa Sei Rejo Huluh, Kecamatan Sei Rampah, Sergai bersyukur dan merasa bangga Sungai Sei Rampah ini di Normalisasi, inilah harapan kami dari dulu,”kata Tugianto kepada wartawan dilokasi, Senin (27/6/2022)

Menurutnya sebelum di normalisasi petani -petani disini selalu gagal panen dan sudah 3 kali gagal panen. Dan bersykurlah Pemerintah sekarang bisa melakukan pembentengan sungai ini. Kami masyarakat disini sangat bangga karna inilah yang kami harapkan dilakukan normalisasi,”papar tugianto

” Hampir 50 tahun dari sejak jaman orang tua kami sampai sekarang baru kali ini sungai Sei Rampah dilakukan normalisasi, karna setiap sungai meluap maka rumah kami yang berjumlah 60 KK disini pasti terendam banjir.”ujarnya.

Baca juga : https://timenews.co.id/canangkan-sadari-emas-bupati-minta-bumdes-jangan-ragu-jalin-kerjasama/

Menurutnya, setiap satu tahun sekali pasti 3 kali banjir, bahkan kedalaman hampir satu meter. Bahkan sampai 3 bulan rumah kami terendam banjir hingga mengungsikan keluarga kesanak saudara.

Tugianto berharap kami warga disini sangat merasa senang dan kalau bisa sering sering diperhatikan tanggul ini biar masyarakat disini merasa tenang jika tidak terulang banjir lagi,”ujarnya.

“Kepada bapak bupati Serdang Bedagai kami disini khususnya masyarakat Dusun I kampung Pulo Desa Sei Rejomengucapkan terimakasih kepada bapak bupati yang selama ini sungai Sei Rampah tidak pernah di normalisasi, tapi selama kepimpinan bapak barulah dilakukan normalisasi dan kami bangga sebagai rakyat bapak.”papar tugianto.

Senada juga dikatakan Misriati (45) mengatakan jika air sungai meluap dan pastinya air langsung melanda di permukiman warga.

Baca juga : https://timenews.co.id/hadiri-khitanan-massal-ipms-bupati-sergai-sebut-pt-socfindo-matapao-sangat-peduli-kondisi-masyarakat/

“Setiap bulan 9 sampai bulan Januari pasti rumah kami terendam banjir, bahkan pernah selama 4 bulan terendam banjir. Bahkan kami mengungsi dirumah mertua sampai satu Minggu sehingga aktipitas juga terganggu dan tidak bisa melaut.”kata Misriati

Lanjut Misriati, setiap banjir pasti bantuan hanya mie instan dan beras 2 kilogram, padahal yang kami butuh bagaimana rumah kami tidak terendam banjir lagi,”ujarnya.

” Mudah-mudahan dengan adanya normalisasi ini tidak ada banjir lagi, kalau bisa selama lamanya, agar aktipitas kami juga tidak terganggu untuk mencari makan diluar. Apalagi kalau musim banjir anak sekolah juga terganggu,”papar Misriati.

Dengan adanya normalisasi, kami merasa senang sekali, dua hari lalu hujan cukup deras tapi kediaman kami tidak mengalami banjir.

“Terimahkasih kepada pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang sudah melakukan normalisasi di desa kami ini agar tidak terjadi banjir kembali,”pungkasnya.

Penulis : Sugi