Heboh ! Diduga Tersambar Ular Besi, Seorang Pria ditemukan Tewas Tergeletak

165

Tim Inafis Polres Sergai bersama tim opsnal Polsek Perbaungan olah TKP penemuan seorang pria yang tergeletak yang diduga tersambar kereta api jurusan Medan- Siantar(Dok.istimewa).

SERGAI- Warga masyarakat Kelurahan Simpang tiga pekan Perbaungan di hebohkan penemuan seorang pria yang tergeletak dalam kondisi meninggal dunia, tepatnya di bawah jembatan perlintasan kereta api, diduga korban tewas akibat tersambar kereta api,Senin(15/11).

Informasi yang diperoleh, korban diketahui bernama Frances Hutasoit(39) warga Dusun I Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Korban pertama kali ditemukan Doni Aliasan(32) warga Jalan Masjid No. 155 lingkungan tempel, Kelurahan Simpang tiga pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, tepatnya di bawah jembatan perlintasan Kereta api lingkungan Pasiran Kelurahan Simpang tiga pekan Kecamatan Perbaungan,Sergai.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Dr. Ali Machfud melalui Kapolsek Perbaungan, AKP Viktor Simanjuntak, Selasa (16/11) membenarkan peristiwa tersebut.

” Peristiwa tersebut pada hari Senin(15/11) sekira pukul 06:30WIB, atas informasi dari masyarakat bahwasanya ada seorang lelaki telah meninggal dunia yang diduga tertabrak kereta api di bawah jembatan perlintasan kereta api lingkungan Pasiran Kelurahan Simpang tiga pekan Perbaungan,”kata AKP Viktor Simanjuntak.

kata Viktor, kemudian Pelapor bersama tim opsnal dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Zulfan Ahmadi mendatangi tempat kejadian perkara. Saat tiba di TKP pelapor mendapatkan informasi langsung dari saksi Doni Aliasan.

Doni Aliasan menjelaskan, pada hari Senin(15/11) sekira pukul 00:06 mendapatkan laporan dari Masinis atas nama Febri bahwa masinis kereta api 2802 yang membawa BBM tujuan Medan -siantar menabrak seorang yang tidak dikenal di KM 36.00 petak jalan lubuk pakam -perbaungan.

Atas laporan dari masinis saksi menyisir di perlintasan tersebut tetapi tidak ditemukan, kemudian menurut keterangan saksi Tomi Gunawan Harahap kepada pelapor bahwa pada hari Senin tanggal 15 November 2021 sekira pukul 05:30WIB.

Saat itu saksi hendak membuang air besar di pinggir sungai ular kemudian pada saat saksi meletakkan tas diatas benteng lalu saksi melihat mayat tergeletak di pinggir Rel Jembatan Kereta Api.

Kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut kepada warga Lingkungan Pasiran Kelurahan Simp Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan, Sergai,”ujar Kapolsek.

Saat itu pelapor bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Serdang Bedagai melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap mayat tersebut dan ditemukan luka robek pada kepala belakang (pecah) dan seluruh punggung belakang mengalami memar dan didekat pinggang mengalami luka, serta kaki kanan dan kaki kiri patah, lengan kana patah dan mengeluarkan darah dari telinga dan hidung,

Atas kejadian tersebut pelapor membawa korban ke Bawak RSUD Sultan Sulaiman untuk dilakukan Visum.

“Dari olah TKP, petugas mengamankan 1 buah sandal warna biru tua, 1 buah baju kaos warna putih dan satu buah celana pendek warna coklat,”pungkas Kapolsek Perbaungan.(sug)