Jam Pidsus Kejagung Periksa 2 orang Saksi kasus dugaan Korupsi PT. AMU TA. 2016-2020

38

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH, MH.(Foto.dok.istimewa).

JAKARTA- Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung memeriksa 2 (dua) orang saksi kasus dugaan korupsi PT. AMU tahun anggaran 2016-2020.

” Pemeriksaan dua orang saksi terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam Pengelolaan Keuangan PT. Askrindo Mitra Utama (PT. AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH, MH dalam keterangan resmi yang dikutip Timenews.co.id, Selasa(23/11) kemarin.

Adapun 2 orang saksi yang diperiksa antara lain berinsial S selaku Komite Pemantau Resiko PT. Askrindo, diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama (AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020 atas nama Tersangka WW, Tersangka FB,
dan Tersangka AFS.

Selain itu juga berinsial AZ selaku Mantan Kasi Produksi PT. Askrindo Mitra Utama, diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama (AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020 atas nama Tersangka WW, Tersangka FB, dan Tersangka AFS,”papar Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

” Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Askrindo Mitra Utama (PT. AMU),”pungkasnya.

Dalam Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M. (K.3.3),”tutup mengakhiri.(Sugi).