Jatanras Polres Asahan Tembak Kaki Pelaku Residivis Pencurian

70

Pelaku IRS yang seorang residivis diamankan unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan.(ist)

ASAHAN, Timenews.co.id| Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan mengamankan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Jalan Singa Lingkungan II Kelurahan Sei Renggas Kecamatam Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan.

Pelaku yang merupahkan seorang Residivis berinisial IRS (27) warga Lingk. II Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan.

“Pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur karena pada saat diamankan pelaku berusaha melakukan perlawan yang dapat membahayakan petugas,”kata Kapolres AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, Kamis (27/1/2022).

Kapolres membeberkan penangkapan terhadap pelaku bermula dari laporan korban perempuan bernama Novida (38) warga Lingkungan II Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupate Asahan.

Dimana korban, sambung Kapolres. Melaporkan atas peristiwa pencurian dengan pemberatan didalam rumahnya pada hari Minggu tanggal 16 Januari 2022 sekira pukul 04.30 WIB.

“Atas peristiwa pencurian itu korban mengalami kerugian berupa 1 unit Handphone Oppo A54 warna biru galaxy,”beber Kapolres.

Petugas Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan yang menerima laporan korban, kemudian melakukan penyelidikan dan pada hari Kamis tanggal 27 Januari 2022 sekira pukul 11.00 wib, petugas mendapat informasi bahwasannya pelaku merupakan seorang laki-laki berinisial IRS.

“Pelaku selanjutnya dilakukan penangkapan pada pukul 14.00 WIB di salah satu warung Jalan Singa Lingkungan II Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan. Namun pada saat diamankan pelaku berusah melawan yang dapat membahayakan petugas sehingga terhadap pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur,”ucapnya.

Untuk mendapatkan perawatan medis, pelaku terlebih dahulu dibawa ke Rumah Sakit Umum HAMS Kisaran dan selanjutnya pelaku bersama barang bukti dibawa ke kantor Sat Reskrim Polres Asahan untuk dilakukan penyidikan.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku merupakan Residivis yang pernah di hukum penjara dua kali dengan kasus Curanmor pada tahun 2015 dengan vonis 1 tahun 2 bulan dan Pencurian dengan pemberatan pada tahun 2018 dengan vonis 2 tahun,”pungkasnya.(red)