Juara bertahan Spanyol tersingkir di Piala Davis

57

Juara bertahan Spanyol tersingkir di Piala Davis Andrey Rublev dari Federasi Tenis Rusia (kanan) bersama petenis Spanyol Feliciano Lopez (kiri) usai laga ganda mereka pada babak penyisihan grup Final Piala Davis di Madrid, Spanyol, Minggu (28/11/2021).(ANTARA/REUTERS/Sergio Perez).

JAKARTA- Juara bertahan Spanyol tersingkir di Piala Davis setelah Federasi Tenis Rusia membukukan tempat mereka di perempat final dengan kemenangan mendebarkan di Madrid, Minggu waktu setempat atau Senin WIB.

Pasangan petenis Spanyol Marcel Granollers dan Feliciano Lopez perlu memenangi laga penentuan ganda mereka untuk membawa Spanyol melaju, sekaligus mendepak Serbia. Namun pasangan Rusia Aslan Karatsev dan Andrey Rublev menang 4-6 6-2 6-4 yang membuat posisi teratas Grup A dipegang oleh Rusia.

Swedia dan Serbia mengambil tempat dua runner-up terbaik sekaligus mengamankan tempat di delapan besar berdasarkan catatan menang-kalah pertandingan mereka yang lebih baik di antara tim lain sepanjang babak penyisihan grup.

Spanyol perlu memenangi pertandingan melawan Rusia untuk maju ke delapan besar, dengan Lopez, yang berusia 40 tahun, bangkit dari ketinggalan satu set dan mencuri kemenangan dari peringkat lima dunia Rublev, membawa juara bertahan ke awal yang sempurna di Madrid.

Rublev, yang baru saja meraih kemenangannya yang ke-50 tahun ini pada hari sebelumnya, mengambil set pertama sebelum Lopez membalikkan keadaan untuk memenangi pertandingan 2-6 6-3 6-4.

Juara US Open Daniil Medvedev mengatasi ketegangan Rusia pada pertandingan tunggal kedua melawan Pablo Carreno Busta setelah melakukan awal yang baik pada set pertama, memimpin 4-0 dalam waktu kurang dari 11 menit, sebelum mengambil set 6-2.

Petenis nomor dua dunia itu bekerja keras pada set kedua, akhirnya lolos melalui tiebreak untuk memenangi pertandingan dan membawa pertandingan ke laga penentuan ganda, dengan Rusia secara dramatis mengakhiri pertarungan ketat untuk mengakhiri harapan Spanyol mempertahankan gelar mereka.

“Kami sangat dekat (untuk menang) tetapi itu saja tidak cukup,” kata Lopez, dikutip dari Reuters.

“Itulah realitanya dan saya tidak ingin memberi alasan. Kami menunjukkan kepada semua orang bahwa kami siap bersaing dalam kondisi apa pun, bahkan dengan begitu banyak masalah yang kami lalui. Ini sangat mengecewakan.”

Jerman mengamankan posisi teratas di Grup F dan perempat final melawan Inggris setelah berjuang meraih kemenangan 2-1 atas Austria, dengan Kevin Krawietz dan Tim Puetz menyegel kemenangan dua set langsung di ganda.

Kemenangan 2-1 Kolombia atas Amerika Serikat di Turin tidak berarti banyak karena mereka finis di urutan kedua di belakang Italia di Grup E, tidak mampu meraih salah satu tempat runner-up terbaik, ketika juara 32 kali AS tergelincir dari peringkat.

Kroasia, Kazakhstan dan Inggris maju ke perempat final setelah ketiganya memuncaki grup masing-masing, sementara juara 28 kali Australia tersingkir.

Inggris memulai awal yang buruk melawan Ceko saat mereka berusaha mengamankan posisi teratas di Grup C.

Dan Evans kehilangan nomor tunggal melawan Tomas Machac, sebelum pemain nomor satu Inggris Cameron Norrie berhasil menyamakan kedudukan dan pasangan ganda Joe Salisbury dan Neal Skupski menang dua set langsung untuk membuat kedudukan 2-1 dan mengamankan posisi teratas di depan Prancis.

Pertandingan perempat final pertama akan berlangsung pada Senin waktu setempat atau Selasa WIB, saat Italia menjamu Kroasia di Turin, sebelum Inggris menghadapi Jerman di Innsbruck, Austria, pada hari berikutnya.

Sumber: Antara