Kajari Sergai Terima DPO Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Waserda Dolok Masihul

0
193

Tersangka DPO inisial MUS kasus dugaan korupsi pasar Waserda Dolok Masihul saat dilakukan pemeriksaan oleh Tim Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai.(ist)

SERGAI, Timenews.co.id| Tim penyidik Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai menerima penyerahan tersangka DPO dari Tim tangkap Buronon (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara inisial MUS, Kamis (3/2/2022) sekira pukul 15:30 WIB.

Tersangka MUS ditahan dalam dugaan tindak pidana korupsi pembangunan pasar Waserda di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Kajari Serdang Bedagai Donny Haryono Setyawan. SH didampingi Kasi Intelijen, Agus Adi Atmaja SH membenarkan bahwa telah menerima penyerahan DPO atas tersangka inisial MUS dari Tim Tabur Intelijen Kejati Sumatera Utara.

Donny juga segera memerintahkan Tim Penyidik Kejari Serdang Bedagai agar terhadap tersangka MUS diproses lebih lanjut.

“Tersangka MUS dibawa ke Lapas Tebing Tinggi untuk dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan guna melaksanakan proses selanjutnya,”kata Donny

Bahwa berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Nomor: Print – 02/N.2.29/Fd.1/11/2018 tanggal 26 November 2018 telah melakukan penyidikan terhadap tersangka MUS atas dugaan tindak pidana korupsi pembangunan pasar waserda di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai.

Adapun dugaan korupsi dengan pagu anggaran sebesar Rp. 3,3 miliar yang berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa keuangan perwakilan Sumatera Utara terdapat kerugian Rp. 361.585.915.

“Tersangka MUS dijerat pasal dan Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU No,31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 Jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP,”pungkas Kajari Sergai

 

Seperti beritakan sebelumnya, tersangka DPO inisial MUS diamankan di rumahnya Komplek Perumahan Graha Banguntapan Kelurahan Jambidan, Kecamatan Banguntapan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada hari Rabu (2/2/2022) pukul 17.30 WIB.

Bahkan penangkapan tersangka dan tidak ada perlawanan dan kooperatif. Hal ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara IBN Wiswantanu melalui Asintel Dr. Dwi Setyo Budi Utomo didampingi Kasi Penkum Yos A Tarigan dan Kasi Pidsus Kejari Serdang Bedagai Elon UV Pasaribu, Kamis (3/2/2022).(Sugi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini