Kapolda Instruksikan Kapolres Tertibkan Penyimpangan BBM di Sumut

72

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.(dok.istimewa)

MEDAN – Kapolda Irjen Panca Putra Simanjuntak menginstruksikan Kapolres jajaran menertibkan praktik penyimpangan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumut.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.

“Para Kapolrestabes dan Kapolres segera cek dan koordinasikan dengan pemilik SPBU (Stasiun Pengisian Bahab Bakar Umum) di wilayahnya masing-masing untuk diketahui berapa DO (delivery order) yang diterima setiap hari,” tegasnya, Jumat (21/10/2021).

Dalam kaitan itu, sambung Hadi, Kapolda juga menekankan agar para Kapolres dan Kapolrestabes menempatkan anggota untuk melakukan pengamanan dan mengatur lalu lintas di SPBU, apabila terjadi antrean.

“Lakukan penertiban setiap adanya penyimpangan BBM yang terjadi di SPBU. Seperti menjual atau membeli dalam kemasan jerigen di SPBU lalu ditampung dan jual kembali kepada masyarakat. Kemudian mengungkap adanya penimbunan BBM ilegal,” jelasnya.

Sebelumnya, tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terkait masalah kelangkaan BBM di Sumut.

Dari hasil koordinasi yang dilaksanakan, pihak Pertamina mengakui penyuplaian pasokan BBM di beberapa wilayah di Sumut terlambat.

“Dari hasil rapat dengan pihak Pertamina memang supplai BBM di Sumatera Utara mengalami keterlambatan. Dari hasil penyelidikan tim di lapangan adanya keterbatasan stok di Depot Pertamina,” kata Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol John Nababan, kemarin.

John mengungkapkan, kelangkaan pasokan BBM di beberapa wilayah di Sumut karena keterlambatan dari tiga kapal pengangkut (tanker) dari Singapura dan Malaysia karena ada beberapa penyebab masalah teknis di lapangan.

“Sehingga pengiriman pasokan BBM melalui tiga kapal tanker yakni Kapal Bintang Samudera, Champion dan Rosadini, mengalami keterlambatan mengantar BBM ke Pelabuhan Belawan,” ungkapnya.

John menerangkan, pihak Pertamina mengaku ketiga kapal tanker yang membawa BBM telah bersandar di Pelabuhan Belawan.*

Sumber: GoSumut