Kejati Sumsel Serahkan Berkas 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Masjid Sriwijaya di Palembang

98

Penyidik Kejati Sumsel mengikuti zoom meeting yang diikuti oleh 4 orang tersangka.(ist)

JAKARTA-Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel) penyerahan tanggung jawab berkas perkara dan barang bukti tahap II dari 4 tersangka tindak pidana korupsi pembangunan masjid Sriwijaya di Palembang.

Penyerahan 4 tersangka kepada Jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Palembang bertempat di Kejaksaan Negeri Palembang dan melalui zoom meeting yang diikuti oleh 4 orang tersangka.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan resmi yang dikutip timenews.co.id, Rabu(22/12).

Adapun 4 tersangka yang diamankan inisial LPLT selaku Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumatera Selatan.

Selanjutnya, inisial AA selaku Kepala Bidang Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumatera Selatan.

Kemudian inisial AN yang menandatangani Nota Hibah Daerah ke EH dan terakhir inisial LS sebagai Karyawan PT. Yoda Karya (perusahaan yang ditunjuk sebagai Konsultan Pengawas dalam Pembangunan Masjid Sriwijaya.

” Pada Senin 13 Desember 2021, 4 berkas perkara Tersangka dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan,”ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung.

Sambungnya. Dalam pelaksanaan penyerahan tanggung jawab berkas perkara, tersangka dan barang bukti tahap II, 3 orang tersangka yaitu tersangka AA, tersangka AN, dan tersangka LS telah dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Palembang.

Sementara tersangka LPLT tidak dilakukan penahanan dikarenakan tersangka masih menjalani pidana dalam perkara lain yaitu kasus Dugaan Penyelewengan Dana Hibah dan Bansos Pemprov Sumsel APBD Tahun 2013.”terangnya.

“Tim Jaksa Penuntut Umum akan segera mempersiapkan surat dakwaan untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Palembang Kls I.A Khusus.”pungkasnya.(Sugi)