Kejurnas BMX 2022 Diikuti Ratusan Atlet Dari Berbagai Daerah

0
256

Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX 2022 atau BMX National Championship di Jakarta International BMX, Pulomas, Jakarta, Sabtu (26/3/2022).(foto/dok/tribunnews.com)

JAKARTA , Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX 2022 atau BMX National Championship di Jakarta International BMX, Pulomas, Jakarta, Sabtu (26/3/2022).

Sebanyak 103 atlet dari berbagai provinsi ikut serta dalam agenda pertama PB ISSI sepanjang tahun 2022. Jawa Barat menjadi provinsi terbanyak mengirim wakil dengan 34 atlet.

Kemudian Jawa tengah dengan 23 atlet, Yogyakarta yakni 15 atlet, DKI Jakarta dan Jawa Timur sama-sama mengirim 11 perwakilan, Sumatera Utara mengirim lima atlet, Nusa Tenggara Barat dua atlet, Bangka Belitung dan Kalimantan Timur masing-masing satu atlet.

Mereka akan turun pada sejumlah kategori mulai dari Elite (putra dan putri), U-23 (putra dan putri), Junior (putra dan putri), Challenge 15-16 (putra dan putri), serta Challenge 13-14 (putra dan putri).

Pelatih Timnas BMX Indonesia, Ari Kristanto mengatakan BMX National Championship menjadi kesempatan atlet di daerah untuk unjuk gigi. Sebab, menurutnya ajang ini bisa menjadi jalan bagi atlet di daerah untuk masuk skuad pemusatan latihan nasional (pelatnas).

“Kami akan memantau penampilan atlet mulai dari kategori elite hingga challenge. Atlet di daerah masih punya peluang untuk bisa bergabung dengan pelatnas bila menunjukkan konsistensi pada Kejurnas. Kami akan memberikan kesempatan. Semakin banyak pilihan atlet tentunya akan semakin kompetitif,” kata Ari di Jakarta, Jumat (25/3/2022).

Ari juga mengungkapkan akan melakukan pemantauan untuk atlet junior dan yang turun di kategori challenge.

“Ini dilakukan untuk menjaga regenerasi. Jadi kami juga mencari atlet untuk level junior. Kami harus pantau agar regenerasi tidak terputus. Jadi ini adalah kesempatan bagi atlet di daerah,” tambah Ari.

Saat ini, pelatnas BMX sendiri dihuni tujuh atlet yakni Muhammad Alfauzan (Men Junior), Aditya Fajar Putu Soekarno (Men U-23), Yussi Wakhidur Rizal (Men Elite), Fasya Ahsana Rifki (Men U-23), I Gusti Bagus Saputra (Men Elite), Amellya Nur Sifa (Women U-23), dan Jasmine Azzahra Setyobudi (Women Junior).

Mereka semua juga bakal turun di Kejurnas BMX 2022 dengan membela daerah masing-masing.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB ISSI, Parama Nugroho, mengatakan Kejurnas BMX 2022 adalah ajang untuk menjaring bibit atlet baru potensial.

“Kejurnas adalah agenda tahunan PB ISSI. Ini adalah salah satu cara untuk mencari bibit baru. Untuk kategori usia 13, 14, 15, dan 16 tahun ini adalah bagian penting menuju Youth Olympic. Tentu untuk mempersiapkannya membutuhkan kompetisi di usia-usia tersebut,” kata Parama.

“Tujuannya, agar terus berkesinambungan dan tidak ada gap antar atlet. Artinya regenerasi jangan sampai terputus. Kami terus upayakan kompetisi terus berjalan agar ada bibit pelapis dari atlet senior,” Parama Nugroho menambahkan.

menurut Parama,BMX menjadi disiplin sangat penting dalam pembinaan olahraga balap sepeda .banyak atlit pelatnas dari berbagai disiplin lainnya yang memulai karier dari disiplin BMX. UCI mengatur berbagai usia BMX racing dimulai dari 5 tahun.

“Kejurnas BMX kali ini juga melombakan kategori U23,dimana atlit yang turun di kategori tersebut juga bisa turun di kategori Elite .Sehingga pada masa teransisi dari junior ke Elite.”pungkas Parama (Red)

Sumber:tribunnews.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini