Klarifikasi Pengaduan. Polres Sergai Terima Kunjungan Ombudsman Sumut

59

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Penyidik KBO Satreskrim Iptu, Adi Santika Terima Kunjungan tim Ombudsman perwakilan Sumut di ruang kerja Kapolres Sergai, Rabu(15/9). (Foto.istimewa).

SERGAI- timenews.co.id| Polres Serdang Bedagai terima kunjungan Ombudsman perwakilan Provinsi Sumatera Utara di ruang kerja Kapolres dan Aula Satreskrim Polres Sergai, Rabu(15/9/2021).

Dalam Kunjungan dalam rangka koordinasi penyelesaian laporan masyarakat terhadap laporan polisi Nomor : LP/370/IX/2020/SU/RES SERGAI tanggal 17 September 2020 an. Pelapor Yeni Elfera.

Dalam kesempatan ini, tim Ombudsman perwakilan Sumut dipimpin Tetty Nuriani Silaen, Ainul Mardiyah dan Ganda Yoga Pangestu melakukan klarifikasi terkait pengaduan an. Korban Yeni Elfera.

Hal ini tentang adanya dugaan penundaan berlarut oleh penyidik Sat Reskrim Polres Sergai atas penanganan perkara sesuai LP/370/IX/2020/SU/Res Sergai tanggal 17 September 2020,”ujarnya.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang menjelaskan tentang penanganan perkara sesuai fakta yang diperoleh dari keterangan pelapor, korban dan saksi-saksi, surat maupun keterangan terlapor,”ujar Kapolres.

Kapolres Sergai didampingi Penyidik KBO Satreskrim Iptu, Adi Santika memberikan penjelasan kepada tim Ombudsman Sumut
tentang pengaduan Yeni Elfera

“Bahwa penyidik telah melakukan tindakan antara lain menerima pengaduan, cek TKP buat BAP TKP, skets gambar dan foto TKP, melakukan klarifikasi dan amankan barang bukti,”ujar AKBP Robin.

Kemudian melakukan klarifikasi terhadap terlapor Fahri Nasution dan melaksanakan gelar perkara dengan kesimpulan pengaduan Yeni Elfera ditingkatkan ke proses sidik, dan kirim SP2HP.

“Bahwa penyidik melakukan proses penyidikan dengan riksa saksi-saksi dan bawa korban ke Psikiatrikum RS Bhayangkara Medan, riksa saksi ahli, sita
Barang bukti berupa surat, dan melaksanakan gelar perkara serta kirim SP2HP secara bertahap.

Selanjutnya, sambung Kapolres. Bahwa korban Yeni Elfera telah melakukan perdamaian dengan terlapor Fahri Nasution, SPd dengan alasan masih mempunyai hubungan keluarga dan tidak keberatan lagi.

Bahkan korban Yeni Elfera telah mencabut pengaduan/LP dan BAPnya dengan alasan sudah berdamai serta keberatan kalau pengaduannya dilanjutkan,”ujarnya.

“RTL, bahwa penyidik akan melaksanakan gelar perkara untuk menghentikan penyidikan pengaduan Yeni Elfera demi hukum dengan alasan Keadilan Restoratif,”ungkap AKBP Robin.

Hasil kunjungan tim Ombudsman Perwakilan Sumut berkesimpulan, bahwa pengaduan Yeni Elfera yang menyatakan bahwa penanganan kasusnya berlarut -larut adalah tidak benar karena penyidik sudah melakukan tahapan proses lidik, proses sidik sesuai yang diatur KUHAP/Perkap.

” Tim Ombudsman perwakilan Sumut menunggu laporan resmi dari penyidik terkait perkembangan laporan tersebut,”tandasnya.(sug)