Lagi lagi !! JAM PIDSUS RI Periksa 4 Orang Saksi Dugaan Kasus Korupsi di PT. AMU TA. 2016-2020

54

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.(Foto,dok.istimewa).

JAKARTA- Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung memeriksa 4 (empat) orang saksi dugaan kasus korupsi di PT. AMU Tahun Anggaran 2016-2020.

“Pemeriksaan ini terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam Pengelolaan Keuangan PT. Askrindo Mitra Utama (PT. AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020,”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan resmi yang dikutip Timenews.co.id, Kamis(25/11).

Keempat orang saksi yang diperiksa antara lain berinsial
MGA selaku Pelaksana Pemasaran PT. Askrindo Mitra Utama Perwakilan Bandung, diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama (AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020 atas nama Tersangka WW, Tersangka FB, dan Tersangka AFS.

Selanjutnya berinisial NOH selaku Pelaksana Pemasaran PT. Askrindo Mitra Utama Perwakilan Bogor, diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama (AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020 atas nama Tersangka WW, Tersangka FB, dan Tersangka AFS.

Ketiga berinisial HTS selaku Pelaksana Pemasaran PT. Askrindo Mitra Utama Perwakilan Karawang, diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama (AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020 atas nama Tersangka WW, Tersangka FB,
dan Tersangka AFS.

Terakhir berinisail A selaku Mantan Pemimpin Wilayah PT. Askrindo Wilayah 1 Jakarta Cikini, diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama (AMU) Tahun Anggaran 2016 s/d 2020 atas nama Tersangka WW, Tersangka FB, dan Tersangka AFS.

” Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Askrindo Mitra Utama (PT. AMU),”pungkas Kepala Pusat Penerangan Hukum, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.(Sugi)