Mendagri Tito Bersama Menteri Lainnya, Dampingi Presiden Buka PON-XX di Papua

32

Presiden RI, Joko Widodo didampingi Para Menteri dan Kabinet saat membuka Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Stadion Lukas Enembe Papua, Sabtu (2/10/2021).(Foto. dok.Puspen Kemendagri).

JAYAPURA- timenews.co.id| Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama sejumlah menteri
kabinet Indonesia Maju lainnya mendampingi Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Stadion Lukas Enembe Papua, Sabtu (2/10/2021).

Para menteri yang hadir itu di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Pertahanan, Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Menteri Investasi. Selain itu, hadir pula Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Gubernur Papua, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Presiden hadir dengan mengenakan seragam khas PON Papua yang didominasi warna putih berpadu dengan merah.

Seragam tersebut juga dikenakan oleh Mendagri, termasuk jajaran kabinet dan pejabat terkait lainnya yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Presiden membuka gelaran itu, di akhir kata-kata sambutannya.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olaharaga Nasional (KONI) Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dalam laporannya menuturkan, jumlah atlet yang terdaftar dalam ajang PON XX sebanyak 6.116 yang berasal dari atlet tamu.

Sedangkan atlet yang berasal dari tuan rumah Papua berjumlah sebanyak 923. Mereka bertanding pada 37 cabang olahraga.

Marciano mengatakan, penyelenggaraan PON XX tersebar di empat klaster, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Adapun venue yang digunakan sebanyak 45 unit.

Venue tersebut dibangun dengan standar nasional, bahkan sebagian di antaranya berstandar internasional. “Termasuk Stadion Lukas Enembe yang digunakan untuk pembukaan PON ke-XX 2021 hari ini,” kata Marciano.

Dirinya berharap, PON XX tidak hanya sukses secara prestasi, tetapi juga sukses di bidang penyelenggaraan, administrasi, ekonomi, dan pasca PON digelar.

Selain itu, ajang olahraga tersebut dugunakan untuk ajang silaturahmi dan alat pemersatu bangsa.

Marciano mengatakan, gelaran PON mengalami berbagai kendala yang tidak ringan, seperti penyiapan sarana dan pra sarana pertandingan.

Namun berbagai kendala tersebut dapat diatasi dengan baik, meski masih ditemukan beberapa kekurangan yang bersifat minor.

“Melalui upacara pembukaan PON ini, menjadi bukti nyata bahwa seberat dan sebesar apapun persoalan yang dihadapi, akan dapat diatasi sejauh kita bersatu dan masing-masing menyadari dan bersedia menjadi bagian dari solusi,” terangnya.

Pembukaan berlangsung meriah, dengan suguhan instrumen cahaya dan kesenian budaya yang mampu memukau para penonton.

Tak ketinggalan, upacara pembukaan ini juga dilengkapi dengan suguhan kembang api, yang membumbung tinggi di langit Stadion Lukas Enembe.

Turut hadir dalam pembukaan PON XX Papua beberapa pimpinan lembaga tinggi negara, di antaranya Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti.*

Sumber : Puspen Kemendagri