Perahu Tenggelam, Samsir Ditemukan Nelayan Terapung di Laut

0
154

Ilustrasi kapal tenggelam. Alexander Koerner/Getty Images

SERGAI, Timenews.co.id| Diduga perahu yang ditumpangi tenggelam saat mencari ikan, Samsir (61) seorang nelayan berdomisili Dusun II Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang bedagai, Senin(3/1/2022) sekira pukul 15.30WIB, ditemukan nelayan tewas mengapung dilaut Satu mil dari bibir pantai.

Korban pertama kali ditemukan Bahrum (55) dan Zulkifli(35) seorang nelayan berdomisili Dusun VIII Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, Saat hendak menuju pulang ke pinggir pantai, tepatnya depan Pantai Kuala Putri dengan jarak Laut 1 Mil dari Pinggir pantai.

“Awalnya kami berangkat mencari ikan di laut dengan menggunakan perahu dari Pantai Kuala Bali Dusun V Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.
Namun tidak lama kemudian kami hendak pulang, tiba tiba melihat perahu korban dalam kondisi tenggelam dengan posisi korban mengambang disamping perahu korban,”ujar Bahrum

Melihat kejadian tersebut, sambung Bahrum, dirinya bersama Zulkifli langsung menolong korban untuk membawa ketepi pantai untuk memberikan pertolongan akan tetapi korban tidak dapat tertolong lagi dan meninggal dunia.

” Saat memberikan pertolongan dan korban tidak tertolong lagi dan meninggal dunia. Kemudian kami di bantu warga sekitar langsung membawa korban kerumah duka Dusun II Desa Kuala Lama, Pantai Cermin, Sergai,”terang Bahrum bersama rekanya.

Kapolres Sergai AKBP Dr Ali Machfud melalui Kapolsek Pantai Cermin, Iptu M Tambunan, Senin(3/1/2022) membenarkan peristiwa tersebut.

“Hari Senin tanggal 3 Januari 2022 sekira pukul 13.30WIB, Kanit reskrim menerima informasi dari masyarakat bahwa di pantai Kuala Putri Desa Kuala Lama ada seorang nelayan yang meninggal dunia akibat tenggelam,”terang Kapolsek.

Atas informasi tersebut, Tim opsnal bersama anggota Tim Inafis Polres Sergai langsung berangkat menuju pantai Kuala Putri untuk mencek informasi tersebut. Setelah tiba dilokasi korban tidak ditemukan namun telah dibawa kerumah duka.

Selanjutnya, tim unit Reskrim bersama tim Inafis sampai kerumah korban dan melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian dilakukan pemeriksaan secara luar secara kasat mata tidak ditemukan adanya luka atau tanda-tanda penganiayaan terhadap korban.

Sambung Kapolsek, Hasil keterangan para saksi, bahwa korban ditemukan nelayan sudah dalam kondisi mengambang dekat perahu korban dengan kondisi tenggelam,”ujar Kapolsek.

Hasil introgasi pihak keluarga korban, bahwa korban beberapa hari sebelumnya mengalami kurang enak badan. Bahkan dari pengakuan Kepala Desa dan Kepala Dusun bahwa korban tidak ada memiliki masalah dengan orang lain, bahkan korban sudah merupahkan masih keluarga kepala Desa.

” Atas permohonan dari keluarga yakni istri dan anak korban agar tidak dilakukan autopsi terhadap korban, bahwa korban meninggal dunia karena sakit paktor usia,”pungkas Kapolsek Pantai Cermin, Iptu M Tambunan.(Sugi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini