Polres Labuhanbatu Ungkap Jaringan Narkotika Jenis Ganja, 3 Pelaku Diamankan

0
167

Satnarkoba Polres Labuhanbatu paparkan tiga pelaku kasus narkoba jenis ganja kering.(ist)

LABUHANBATU- Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap jaringan narkotika golongan 1 tanaman jenis ganja dan tiga pelaku diamankan.

Penangkapan tiga pelaku dipimpin langsung Kasat Resnarkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH.

“Pengungkapan dengan diawali dengan penangkapan pelaku KH alias Pak Khai(55) warga Jalan Padang Pasir, Kelurahan Ujung Bandar Rantauprapat. Hasil penangkapan KH alias Pak Khai, petugas menyita barang bukti 11 paket plastik klip berisi sabu berat 1,3 gram netto,” Ungkap Kpolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kasubag Humas AKP Murniati, Senin (13/12/2021).

Kemudian dikembangkan melalui penangkapan HM alias Himpun (40) saat sedang menimbang ganja di rumahnya di Lingkungan Bandar Reja, Kelurahan Ujung Bandar Rantauprapat dengan barang bukti satu plastik klip berisi Sabu berat 6,56 Gram Netto dan Ganja Total berat 3.863 Gram Netto.

” Dalam pengembangan kasus dalam sepekan, tepatnya pada tanggal 10 Desember 2021 sekira pukul 21.00WIB. Akhirnya petugas Satnarkoba berhasil menangkap SN alias Roni(40) di Jalan Durian Lingkungan Imam Bonjol Rantau Prapat,”ujar AKP Murniati.

Sambungnya, dalam penggrebekan Rumah tersangka saat baru tiba di rumahnya dan saat akan menutup pagar rumah kontrakanya yang turut disaksikan Kepling setempat Rajuan Harahap langsung dilakukan penggeledahan.

Hasilnya, petugas menyita 1 plastik transparan disimpan dalam tas merah berat 1942 gram ditemukan di kap mesin mobil Toyota Land Rover,1 boks streopom berisi Ganja berat 3200 gram dan 1 buah timbangan warna merah,”papar AKP Murniati.

Hasil introgasi pelaku, dirinya mendapatkan pasokan ganja tersebut dikirim seseorang warga Aceh yang diterima tersangka pada 4 Nopember 2021 sebanyak 50 Kg dengan harga total Rp 85.000.000 dengan harga per kilo Rp 1.700.000.

“Dimana ganja sudah beredar sebanyak 44 Kg lebih. Adapun tersangka menjual Rp 2.000.000/Kg. Para tersangka ini sudah terlibat selam 3 bulan lebih,” tandasnya.

Terpisah, Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba jenis apapun, karena akan berdampak dalam kehidupan.

“Penggunaan ganja dapat merusak kesehatan otak yaitu mengganggu kemampuan berpikir, sulit berkonsentrasi, kesehatan paru paru. Dimana Kandungan TAR ganja tinggi sehingga dapat menyebabkan kanker paru, kesehatan mental yaitu gejala psikosis, rasa cemas menyebabkan halusinasi, delusi dan perubahan suasana hati,” bebernya.

“Terhadap tersangka Pak Khai dijerat dengan Pasal 114 Sub 112 Ayat 1 UU dan Tersangka Himpun Pasal 114 Sub 112 Ayat 2 Dan Pasal 111 Ayat 2, serta Roni Pasal 114 Sub 111 Ayat 2 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara.”pungkasnya(red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini