Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Tanjung Balai-Labusel dan Kota Rantau Prapat

62

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan didamping Wakapolres Kompol Mhd Taufiq, Kabag Ops Kompol Marluddin, Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu dan Kasubag Humas AKP Murniati dalam keterangan press terkait pengungkapan kasus narkotika di Mapolres Labuhanbatu, Selasa (21/9/2021).(Foto:Istimewa).

LABUHANBATU- timenews.co.id| Satnarkoba Polres Labuhanbatu Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap peredaran narkotika jaringan Tanjung Balai, Kota Pinang dan Torgamba dengan mengamankan 6 tersangka.

Hal ini disampaikan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan didamping Wakapolres Kompol Mhd Taufiq, Kabag Ops Kompol Marluddin, Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu dan Kasubag Humas AKP Murniati dalam keterangan press terkait pengungkapan kasus narkotika di Mapolres Labuhanbatu, Selasa (21/9/2021).

Pengungkapan jaringan ini diawali dengan penangkapan dua tersangka SS alias Muneng(46) dan W alias Yudi (34) ditangkap personil Polsek Torgamba dipimpin Kanit Reskrim Ipda Jhonsons Sianipar pada hari, Jumat(17/9).

Keduanya, ditangkap di Dusun Cinta Makmur Desa Aek Batu Torgamba. Hasil penangkapan petugas berhasil diamankan 3 plastik klip berisi narkotika sabu seberat 66,16gram,,kaca pirex 2 buah berisi sabu berat 1,4 Gram Bruto dan 1,58 Gram,”ujar Kapolres Labuhanbatu.

Hasil pengembangan kedua tersangka oleh Satnarkoba dipimpin Kanit 2 Ipda Sujiwo Satrio pada tanggal (18/9/2021) sekira pukul 01:30 WIB, petugas berhasil menangkap dua tersangka T alias Toncel(49) OPS alias Patar (39).

Dari kedua tersangka, sambung Deni. Petugas mengamankan barang bukti dua plastik klip berisi narkotika sabu berat 3,3 Gram bruto dan 2 buah botol kaca berisi sabu berat 419,62 Gram Bruto dan 6 plastik klip kecil berisi narkotika 1,02 Gram.

Secara keseluruhan dari 4 tersangka barang bukti yang disita seberat Britto 493,08 gram sabu dan terhadap tersangka Yudi di jerat pasal 114 Sub 112 YO 127
UU RI NO 35 Th 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Sedangkan untuk para tersangka Muneng, Toncel dan Patar dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub Pasal 112 Ayat 2 dengan ancama hukuman maksimal 20 tahun penjara,”ungkap Kapolres Labuhanbatu.

Sambung Kapolres. Bahwa salah satu tersangka Muneng adalah target dari Polres Labuhanbatu yang sudah sejak lama menjadi target, namun selalu berhasil lolos.

Selanjutnya, Dari Kota Pinang tersangka pindah lokasi ke Torgamba dan akhirnya berhasil ditangkap. Tersangka adalah jaringan Tanjung balai, dimana dia memperoleh sabu yang diedarkan sebanyak 500-400 gram setiap
dua minggu sekali dan terakhir tersangka adalah sebanyak 400 gram.

“Gagalkan 25 Kilogram Daun Ganja dan 1 Tersangka “

“Hari ini pada hari Selasa (21/9/2021) sekira pukul 08:00WIB, Satnarkoba Polreslabuhanbatu kembali Gagalkan peredaran narkotika jenis daun ganja sebanyak brutto 25.100 kilogram,”ucap Kapolre Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan.

Pengungkapan tersebut dipimpin Personil Satnarkoba dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu Kanit 1 Ipda, Sarwedi Manurung bersama Team Sus Aiptu Mansyursyah.

Selain barang bukti narkotika, lanjut Kapolres. Petugas mengamankan 2 tersangka S alias Adi(39) Warga Jalan Siringo Ringo Rantau Prapat dengan cara undercover buy dan berhasil mengamankan 4 amplop kecil daun ganja dan satu bungkus daun ganja besar berat bruto 1050 Gram.

Selanjutnya dilakukan pengembangan ke Jalan Baru Lobusona Rantau Selatan dan berhasil mengamankan 23 Bungkus daun ganja berat 23.000 Gram Bruto yang disimpan dalam karung putih,”ujar Kapolres.

Hasil keterangan tersangka Yudi dilakukan pengembangan bandar berinisial G alamat di Jalan Pekan Lama Rantau Utara, Rantau Prapat namun tersangka G sudah melarikan diri dengan disaksikan Kepling.

Saat dilakukan penggeledahan dalam rumah G dan berhasil menemukan 1 Bal bungkus plastik berisi ganja berat bruto 1,050 Gram.

” Atas perbuatan tersangka Yudi dijerat dengan pasal 114 Sub 111 Ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,”tegas Kapolres Labuhanbatu.

“Jangan Terlibat Jaringan Narkoba, Berdampak Bagi Kesehatan, Sosial, Ekonomi dan Rumah Tangga”

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan menghimbau kepada warga masayarakat agar tidak terlibat dalam jaringan narkoba dan penyalah gunaannya karena akan berdampak bagi kesehatan, sosial, ekonomi dan rumah tangga.

Menurutnya, sudah banyak yang cerai karena narkoba, penjara, rumah sakit dan kuburan setiap saat menunggu sehingga mari jauh kan diri dari penyalahgunaan narkoba,”pungkas Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deny Kurinawan. (sug).