PPKM Level 3, Polres Sergai Gelar Penyekatan di Pos Dolok Masihul

64

Personil Polres Sergai gelar pos penyekatan di Pos Dolok Masihul menuju Medan,(Foto/istimewa).

SERGAI- timenews.co.id|Berlakunya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di level 3 di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Sehingga butuh mengambil langkah-langkah guna pencegahan penyebaran COVID-19 dengan cara melakukan penyekatan khususnya di pos yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai.

Penyekatan tersebut dipusatkan di ruas jalan Dolok Masihul menuju Medan dengan melibatkan Personil gabungan terdiri Polri dan TNI, Satpol PP, Personil Dishub hingga Pemerintah Kecamatan.

Hal ini disampaikan Kapolres Serdang Bedagai AKBP. Robin Simatupang SH melalui Pawas Pos Penyekatan II Dolok Masihul Polres Sergai, AKP. M.N. Ginting, Selasa (28/9).

M.N. Ginting menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan penyekatan adalah dalam rangka menekan laju penyebaran Virus Covid – 19 dengan cara membatasi mobilitas arus Lalu Lintas orang menuju Kota Medan yang sedang dalam status PPKM Level 3.

“Hal ini menindak lanjuti UU No. 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan instruksi menteri dalam negeri No.29 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 1,2 dan 3 Covid-19 di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai,”ujar M. N.Ginting.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga dapat menurunkan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Hukum Polres Serdang Bedagai. ,”tambahnya.

Selain melakukan penyekatan, sambung M.N. Ginting personel juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk dapat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan ditengah Pandemi Covid-19.

“Himbauan kita lakukan setiap harinya, dengan menyasar pengguna jalan dan pengendara roda 4 dan roda 2 serta tempat yang sering dijadikan warga untuk berkumpul,” ungkapnya.

Selain itu, Polres Sergai juga melakukan sosialisasi terkait diberlakukannya status PPKM Level 3 di wilayah Kota Medan terhitung mulai tanggal 03 Juli 2021 s/d tanggal 30 September 2021 dan menghimbau masyarakat untuk sementara tidak berkunjung ke Medan.

Dalam operasi penyekatan, kata M.N. Ginting, kita melakukan sasaran terhadap mobil penumpang pribadi dan penumpang umum serta pengendara sepeda motor dengan cara memeriksa bukti identitas, Surat ijin jalan, Surat bukti hasil Swab serta menghimbau untuk tidak melanjutkan perjalanan menuju Kota Medan.

“Memerintahkan pengguna jalan (Roda dua dan Roda empat) untuk memutar balik kendaraannya guna membatasi mobilitas orang dan kendaraan menuju Kota Medan dan membagikan masker,”pungkasnya.*