Rakor Penanganan Covid-19. Kapolres Sergai : Kesadaran Masyarakat Vaksin 2 Sangat Rendah

30

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang saat memimpin rakor penanganan covid-19 di Aulah Pratama Polres Sergai, Senin(13/9/2021).(Foto.dok.istimewa).

SERGAI- timenews.co.id| Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang menyampaikan Kesadaran masyarakat untuk Vaksin 2 sangat rendah dan masyarakat banyak mengejar Vaksin 1 hanya untuk kartu vaksin saja.

Hal ini disampaikan Kapolres dalam memimpin rapat koordinasi (Rakor) penanganan Covid-19 dan percepatan Vaksinasi di Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (13/9) sekira pukul 10.30 WIB di Aula Patriatama Polres Sergai.

Sambung Robin, bahwa kita disini dalam rangka membahas untuk percepatan Vaksinasi kepada masyarakat Serdang Bedagai.

“Covid19 belum ada obatnya, dengan dilakukan vaksin maka daya tahan tubuh akan ditingkatkan dengan Vaksin dosis 1 dan Dosis 2,”ujar Kapolres.

“Bupati Serdang bedagai telah memperjuangkan pengadaan Vaksin dari Kementerian Kesehatan Rebublik Indonesia,”tambah Robin.

Menurutnya, kita akan kembali melakukan Vaksin 1 dengan menggandeng komunitas.
Dengan mempermudah Vaksinasi, kita akan datang ke Lokasi yang ditetapkan komunitas untuk lakukan Vaksin.

“Kita Apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat Serdang Bedagai dalam mendukung penanganan Covid19, Sehingga zona kita menurun, kesembuhan kita meningkat,”pungkas orang nomor satu di Polres Sergai.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Sergai, Lia Simamora dalam sambutannya menyampaikan Vaskinasi ini merupakan tanggung jawab bersama dalam sukseskan vaksinasi.

“Dosis ke 2 di Kabupaten Sergai, kami mengajak bapak-bapak untuk bersama menghimbau masyarakat kita dalam melakukan Dosis 2,” bebernya.

Sambung Lia, pihaknya akan lalukan dosis 1 dengan jemput bola menuju lokasi yang di tetapkan termasuk Pesantren di Kabupaten Serdang Bedagai.

“Kita juga akan lakukan vaksin pada kelompok Tani, Nelayan, dan Keagamaan. Dan kita juga akan lakukan vaksinasi pada Pasar – Pasar di Kabupaten Serdang Bedagai,”ungkap liar.(red)