Rampok Mobil Mahasiswa, Oknum Polisi di Lampung Berkomplot dengan ASN

79
Illustrasi. / Ist
Illustrasi. / Ist

Bandar Lampung – Berkomplot dengan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Lampung, seorang oknum Polisi yang bertugas di Polresta Bandar Lampung, merampok mobil milik mahasiswa.

Brigadir Kepala (Bripka) IS diduga merampok mobil bersama ASN berinisial ARD, warga Durian Payung, Bandar Lampung. Keduanya mengambil paksa mobil Toyota Yaris plat nomor BE 1062 XX milik mahasiswa bernama Guritno Tri Widianto (19), warga Bumi Jaya, Negara Batin, Way Kanan, Lampung.

Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap korban, perampokan itu dilakukan empat orang pelaku.

Bripka IS dan ARD kini sudah diamankan dan dimintai keterangan. “Kedua tersangka, saat ini masih diperiksa untuk mengetahui peran masing-masing dan petugas masih mengembangkan kasusnya,” kata Hendro, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (20/10/2021).

Sedangkan dua pelaku lain kini dalam pengejaran petugas. Ia meminta dua pelaku yang tengah diburu itu untuk segera menyerahkan diri. “Kalau tidak menyerahkan diri, terpaksa dilakukan tindakan tegas,” ujarnya.

Tak cuma diduga merampok mobil, Bripka IS juga diduga menggunakan narkoba, hal ini dibuktikan dari hasil tes urine yang dilakukan.

Hendro menegaskan, anggotanya yang terlibat dalam kejahatan akan dipecat. “Oknum Polisi yang terlibat perampokan pasti dipidanakan, ancaman hukumannya 12 tahun penjara dan pasti akan saya pecat (PTDH),” jelasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini, sudah ada 15 anggotanya yang dipecat secara tidak hormat. Belasan anggota yang dipecat tersebut, terlibat tindak pidana dan pelanggaran kode etik Kepolisian.

Sebelumnya diketahui seorang mahasiswa di Bandar Lampung, Guritno Tri Widianto (19), dirampok saat sedang nongkrong bersama temannya Faisal Adrianto menggunakan mobil baru Toyota Yaris BE 1062 XX di Lapangan Enggal, Bandar Lampung, Sabtu (9/10//2021). Mobil itu, baru dibeli tiga hari sebelumnya.

Sumber : BICARA INDONESIA