Sat Reskrim Polres Labuhanbatu Tangkap Pelaku Perkosaan IRT

299

Pelaku Pemerkosaan (tengah) Diamakan Tekab Sat Reskrim Polres Labuhanbatu.(Foto/Chandra.P)

” Modus Pelaku Mengancam Korban, Tertangkap Karena Mencuri Berondolan Sawit”

LABUHANBATU,Timenews.co.id| Tekab Polres Labuhanbatu Polda Sumatera mengamankan seorang pria berinsial AHH (28) bekerja sebagai satpam PT. Milano yang berdomisili Desa Pasar III Kecamatan Panai Tengahan, Kabupaten Labuhanbatu.

Pelaku inisial AHH ditangkap dalam kasus pemerkosaan Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial A(25) di sebuah Perkebunan
PT Melano Labuhanbatu, Selasa (21/12/2021) di Jalan HM Thamrin Rantau Prapat.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti, S.I.K, melalui Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Rusdi Marzuki, S.I.K, M.H, Kamis (23/12) mengatakan bahwa kasus perkosaan tersebut berawal ketika korban tertangkap oleh oknum satpam PT. Milano saat mencari buah berondolan.

“Korban berawal terjadi pada saat itu hari Sabtu, (06/11/2021) sekira pukul 13.30 WIB, korban A (25) sedang berada di blok
II kebun PT Milano mengutip berondolan sawit dengan posisi jongkok dan tiba-tiba korban dikejutkan dengan suara bentakan.

“Diam kau disitu. Mendengar suara tersebut korban merasa ketakutan dan terdiam yang diketahui suara tersebut berasal dari seorang Satpam belakangan diketahui bernama AHH (28).” katanya.

Selanjutnya tersangka AHH mengatakan kepada korban ” Ayo-ayo kau kubawa ke kantor ” mendengar itu korban ketakutan dan langsung berdiri saat itu pelaku mendekati korban kemudian pelaku memegang pinggul.

” Sewaktu itu Pelaku langsung meraba- raba buah dada korban dan saat itu korban juga berontak ” jangan gitu la Pak ” namun pelaku menjawab ” diam kau,” terang AKP Rusdi dalam kronologis kejadian.

Sambung AKP Rusdi. Kemudian korban berusaha untuk menghindar dan berlari, namun korban kembali tertangkap dibagian kerah baju belakang korban sehingga korban tidak bisa melarikan diri.

Akibatnya tersangka langsung memeluk tubuh korban dengan erat hingga korban tidak berdaya saat itu korban berteriak meminta tolong. Namun tersangka mendengar teriakan korban dan langsung mengancam.

” Diam jika kau melawan dan menjerit aku akan bawa ke kantor. Dan tersangka langsung membungkukkan tubuh korban
dan dipeluk oleh tersangka hingga tidak terlepas, kemudian tersangka langsung melakukan aksi bejatnya kepada korban,”terang Kasat Reskrim.

Atas aksi bejatnya, pelaku mengalami Organisme (klimaks) dan mengeluarkan spermanya kedalam lobang vagina korban. Setelah perbuatan perkosaan selesai dan tersangka memakai celananya.

Namu pada saat kejadian korban sempat melihat dan mengenali wajah pelaku. Kemudian pelaku pergi dari lokasi dan diperempat jalan bertemu dengan saksi Jumini adalah kakak korban dan sempat berdialog,”tambahbya.

Berdasarkan kejadian tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di wilayah rantau prapat pada Senin (20/12/2021) dan mengamankan barang bukti satu potong kaos warna hitam, satu potong celana pendek warna merah, satu potong celana dalam abu-abu.

Selanjutnya Pelaku dan barang bukti di bawa ke polres Labuhanbatu guna proses hukum selanjutnya.

“Atas perbuatanya, Pelaku dikenakan Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun,”pungkas AKP Rusdi Marzuki.(*)

Penulis: Chandra P.
Editor : Sugi