Sekolah Sore MDTA- TPI di Sergai Dihantam Angin Kencang, 2 Pelajar Alami Luka Tertimpah Runtuhan

489

Kondisi sekolah sore MDTA Taman Pendidikan Islam (TPI) Dusun IV Sinah Kasih Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai, masih dalam kondisi rusak akibat dihantam angin kencang pada Rabu(22/9) kemarin (Foto:Sugi/timenews.co.id).

SERGAI-timenews.co.id| Cuaca ekstrim hujan dan disertai angin kencang pada isiden pada hari Rabu (22/9) kemarin, sekira pukul 14:15WIB.

Selain menimpah 5 rumah warga di 3 Kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, salah satu Sekolah sore yang berada Kecamatan Sei Rampah, ikut menjadi dampak bencana alam tersebut.

Akibatnya atap sekolah dan bagian dalam isi ruangan juga ikut disapu angin kencang. Selain sekolah, 2 pelajar turut menjadi korban akibat tertimpa runtuhan sekolah saat jam belajar.

Informasi yang diperoleh, Akibat bencana angin kencang, juga menimpa sekolah Sore MDTA Taman Pendidikan Islam (TPI) Dusun IV Sinah Kasih Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai.

Akibat kejadian tersebut, bagian atap sekolah dan bagian ruangan seperti Asbes juga runtuh akibat disapu angin kencang pada Rabu(22/9) kemarin.

” Saat siswa-siswi sedang belajar didalam kelas, tiba -tina mereka sangat terkejut begitu melihat atap sekolah dibagian ruang kelas berterbangan disapu angin kencang yang cukup singkat,”ucap Kepala Sekolah sore MDTA Taman Pendidikan Islam (TPI) Sinah Kasih, Syah Miril, Senin(27/9).

Syah Miril menceritakan, kejadian bermula pada hari Rabu (22/9/2021), hujan disertai angin sangat kencang. Saat itu siswa -siswi dalam ruang sekolah sedang belajar. Namun dengan waktu singkat atap empat ruang kelas dan satu ruang kantor di sapu angin kencang.

Selain atap ruang kelas MDTA Taman Pendidikan Islam, kata Syah Miril, angin juga merusakkan atap ruang kelas TK RA AN-NUR yang berdampingan dengan sekolah sore MDTA TPI,”ujarnya.

“Dalam kejadian angin kencang, dua siswa sekolah sore MDTA-TPI bernama M. Rasya Darmawan Saragih (11) kelas III dan Dafa(7) kelas 1 mengalami luka ringan di bagian kepala akibat terkena runtuhan asbes sekolah,”ungkapnya.

“Sekolah sore MDTA Taman Pendidikan Islam (TPI) ini milik Kebun Sinah Kasih dan sudah mengetahui pihak kebun tentang kejadian yang menimpah bangunan sekolah akibat dihantam angin kencang,”tambah Syah Miril

Ia juga mengatakan, bahwa perwakilan Kebun Sinah Kasih telah meninjau, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan di perbaiki,”ujar seraya mengharapkan bantuan.

“Atas kejadian tersebut. Untuk sementara proses belajar mengajar kita menumpang di Masjid AL Jabal Nur,”pungakasnya.

EMI Misnani(48) warga dusun IV Sinah Kasih Pondok Pajak Kecamatan Sei Rampah menyatakan, awalnya angin pada saat kejadian sangat kencang saat itu anak-anak dalam ruang kelas sedang belajar.

Tiba-tiba terdengar suara seng beterbangan diporakporandakan angin kencang dengan waktu singkat, membuat para anak-anak sekolah ketakutan,”ujar warga sekitar.

“Atas nama masyarakat, kami meminta kepada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dan terutama dinas terkait untuk kirahnya membantu sekolah kami. Karna kasihan anak anak masih menumpang belajar di masjid,”pungkas Emi.*