Sergai Maju Terus, Dibawah Kepimpinan H. Darma Wijaya – H. Adlin Tambunan Pembangunan Menggeliat

0
2143

Tak terasa,  Kabupaten Serdang Bedagai ( Sergai )  memasuki usia  ke-18 tahun dan Seiring berjalannya waktu kabupaten yang memiliki motto “Tanah Bertuah Negeri Beradat” sudah banyak perubahan dan pembaharuan kearah yang lebih baik.

Serdang Bedagai yang merupakan daerah tingkat ke dua swasembada beras di provinsi Sumatera Utara dengan luas area  kurang lebih 8,789,38M2 (878,938 Ha) yang meliputi daratan seluas kurang lebih 1.952,38 Km2 atau 195,238 Ha dan lautan seluas kurang lebih 6,837 Km2 atau 683,700 Ha.

Tak hanya itu, Serdang Bedagai juga memiliki jumlah Penduduk yang terus meningkat dari tahun 2017 berjumlah  612.924 jiwa dan kini meningkat sebesar 2.018 jiwa dari tahun sebelumnya sebesar  610.906 jiwa dengan tingkat pertumbuhan sebesar 0,33% yang dinaungi di 17 Kecamatan dari 237 Desa dan 6 Kelurahan.

Selain memiliki Potensi letak geografis, bentang alam yang cukup melimpah Kabupaten Serdang Bedagai juga didukung dengan potensi sumber daya alam yang cukup, sumber daya Kelautan, Pertanian, Perkebunan, perikanan, kehutanan, pertambangan, dan Pariwisata.

Dambaan Mampu Mendongkrak Wujudkan Impian Masyarakat 

Sejak dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Terpilih hasil Pilkada serentak 2020,  H. Darma Wijaya dan H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, M.SP, pada Jumat 26 Februari 2021 oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H. Edy Rahmayadi bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin Komplek Rumah Dinas Gubsu di Medan.

Dalam menjalankan tugasnya, Bupati H Darma Wijaya dan Wabup Sergai H Adlin Umar Yusri Tambunan ini terus bergerak cepat dalam melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan 100 hari kerja dalam kepemimpinannya guna menjalan di roda pemerintahan.

Sehingga seluruh jajaran OPD, Pemerintah Kecamatan maupun Desa/Kelurahan harus mampu mengimbangi ritme kepemimpinan pasangan DAMBAAN untuk mendukung program 100 hari kerpemimpinan juga harus bekerja dan bergerak cepat, menciptakan berinovasi untuk mencapai visi dan misi “Sergai Maju Terus.

 

Program Unggul dalam Wujudkan Berinovasi

 

Grebek Dahsyat “ Gerakan Belanja Kebutuhan Dapur dan Harian di Pasar Rakyat yang diintruksikan Bupati dan Wabup Sergai  kepada seluruh pejabat Pemkab Sergai dan seluruh ASN untuk berbelanja di pasar rakyat yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai. Ada beberapa pasar rakyat seperti Pasar Sei Rampah, Pasar Dolok Masihul, Pasar Tanjung Beringin, Pasar Bengkel, Pusat Pasar Perbaungan dan lainnya. Secara rutin dan berkala serta terjadwal Bupati dan Wabup beserta istri masing-masing dan diikuti oleh pejabat Pemkab serta ASN bersama-sama belanja di pasar rakyat.

GAS dan GAK merupakan Salah satu program yang dijalankan oleh Pemkab Sergai adalah bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sergai. Sangat menyadari keterbatasan kemampuan keuangan APBD untuk pembangunan infrastruktur sehingga pembangunan dan pemberdayaan masyarakat menjadi terabaikan. Karenanya, Bupati dan Wabup Sergai menggugah semua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beragama Islam dan sudah cukup nisabnya, untuk membayar atau mengeluarkan zakat penghasilan atau zakat profesinya. Gayung bersambut dengan BAZNAS Kabupaten Sergai, sehingga pengumpulan dan penyaluran zakat dari penghasilan ASN atau zakat profesi sebesar 2,5%  tersebut dapat terkumpul.

Tidak hanya zakat, bagi ASN yang tidak mencukupi nisabnya dapat mengeluarkan infaq dengan besaran tidak ditentukan atau sesuai dengan kemampuan ASN tersebut. Jika diperhitungkan dari ASN muslim yang mengeluarkan zakat dan infaqnya, dalam sebulan bisa mencapai setidaknya 500 juta rupiah. Tentu dalam setahun akan terkumpul zakat dan infaq ASN sebanyak 6 milyar. Sebuah angka nominal yang pantastis untuk bisa disalurkan demi pemberdayaan masyarakat Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Zakat dan infaq ini yang terkumpul akan disalurkan kepada yang berhak menerimanya. Telah disalurkan untuk tahap awal kepada para penggali kubur dan guru mengaji se Kabupaten Sergai. Masing-masing mendapatkan 300 ribu rupiah setiap empat bulan. Sehingga dalam setahun mereka mendapatkan 900 ribu rupiah. Untuk ke depannya tentu harus dipikirkan agar penyalurannya dapat menopang upaya pengentasan kemiskinan. Diharapkan penyaluran zakat dan infaq ini dalam bentuk modal usaha bagi masyarakat ekonomi lemah, fakir dan miskin di Sergai. Sehingga tahun berikutnya para mustahak zakat ini menjadi tidak miskin dan tidak menerima zakat lagi. Melainkan, pada tahun selanjutnya mereka sudah membayar atau mengeluarkan zakat pula.

Program menghimpun, membayar atau mengeluarkan zakat dan infaq bagi ASN yang muslim ini disebut dengan Gerakan Amal Sholeh (GAS). Sedangkan bagi ASN yang beragama non muslim, digelorakan Gerakan Amal Kasih (GAK) untuk menghimpun dana bantuannya guna disalurkan kepada masyarakat yang beragama selain Islam. Bantuan dari GAK tersebut juga disalurkan ke rumah ibadah umat yang beragama non muslim.

 

“Bakso Urat” Kemudian, Untuk memastikan pelayan prima dan menyentuh kepada masyarakat, khususnya pelayanan pencetakan KTP elektronik maka Bupati dan Wabup Sergai membuat 5 (lima) titik simpul pelayanan pencetakan KTP.

Selama ini pelayanan pencetakan KTP adanya di Kabupaten yaitu pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Karena hanya satu tempat saja di Disdukcapil, setiap hari penuh dengan antrian masyarakat mengurus KTP dan pencetakannya. Hal ini dinilai tidak efektif karena 17 kecamatan masyarakat datang mengurus dari kecamatan yang jaraknya lumayan jauh.

 

Oleh karena itu, dibuatlah 5 (lima)  titik simpul pelayanan pencetakan KTP tersebut sehingga pelayanannya  dekat dengan masyarakat. Adapun kelima titik simpul pelayanan pencetakan KTP tersebut adalah di Kecamatan Serbajadi, Perbaungan, Teluk Mengkudu, Dolok Merawan dan Kecamatan Tebing Syahbandar.

 

Selain pelayanan pecetakan KTP pada 5 (lima) titik simpul, Bupati dan Wabup Sergai juga melaunching penggunaan layanan pencetakan KTP elektronik dan aktaakta pencatatan sipil yang dinamai “ Bakso Urat “.

 

Istilah Bakso Urat ini merupakan kepanjangan dari Buat Administrasi Kependudukan Secara Online Untuk Rakyat. Singkatnya, ini semua mengisyaratkan bahwa Pemerintah hadir di tengah kehidupan masyarakat perkotaan maupun masyarakat pedesaan.

 

Program ASN Tinggal di Sergai

Tak sampai disitu, Guna meninggkatkan efektivitas dan efisiensi pejabat bekerja di Pemkab Sergai dan selalu siap sedia dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Bupati dan Wabup Sergai membuat gebrakan berupa inovasi bagi seluruh pejabat agar bertempat tinggal di Kabupaten Sergai. Instruksi tersebut bukanlah tanpa alasan, karena Bupati dan Wabup menginginkan seluruh pejabat seperti Pejabat JPT Pratama, Kepala Bagian, Camat, Direktur RSUD Sultan Sulaiman, Kepala Puskesmas maupun Pejabat Administrator dan Pengawas bertempat tinggal dekat dengan tempat tugasnya serta bisa penuh waktu memberikan pelayanan publik yang maksimal.

 

“Hadirkan DPR RI” Bahkan, Dalam beberapa kurun waktu sejak Menjabat Bupati dan Wakil Bupati pasangan DAMBAN dapat menghadirkan Komisi X DPR-RI pada reses masa persidangan I Tahun Sidang 2021-2022 mulai tanggal 8-12 Oktober 2021, bertempat di objek wisata Pantai Pondok Permai, Pantai Cermin yang lalu dan tak hanya itu beberapa sosok Penting dari pemerintah Pusat juga sudah hadir di Sergai.

 

Dalam setiap kunjungan dapat dimanfaatkan untuk mendongkrak pencapaian targettarget pembangunan di Kabupaten Sergai. Untuk itu atas nama Pemkab, Bupati mengucapkan selamat datang di Kabupaten Sergai “Tanah Bertuah Negeri Beradat” kepada para rombongan komisi X DPR RI sekaligus mengucapkan terima kasih telah berkenan hadir di kabupaten ini untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah kami ini.

 

“Sukseskan Vaksinasi” Sampai saat ini, Tiada hari tanpa penanganan pandemi, menekan penyebaran virus asal Wuhan dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 yang langsung diketuai oleh Bupati Sergai. Dengan fokus kerja melalui berbagai cara dan strategi agar pandemi segera sirna dari bumi Sergai dengan harapan masyarakat bisa beraktivitas normal serta perekonomian bisa pulih kembali. Tak dipungkiri, dimasa pandemi sangat berdampak pada ekonomi masyarakat yang kian terpuruk. Gerak cepat dengan kerja keras, kerja cepat dan tepat serta tuntas itu menjadi prioritas untuk dilaksanakan demi memulihkan ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk.

 

 

Demikian juga dengan penerapan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga mengalami pasang surut. Sergai pernah berada pada level III penerapan PPKM walaupun tak sampai ke level IV atau zona darurat. Pernah juga turun dari level  III menjadi level II. Berkat sinergitas dan kerja keras seluruh pihak akhirnya Sergai berada pada level I PPKM, yaitu level yang aman dalam penanganan Covid-19. Artinya penyebaran virus dapat dikendalikan dengan sudah terpenuhinya herd immunity (HI) mencapai 70%.

Kunci utama keberhasilan penanganan pandemi saat ini adalah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang terus dan gencar dilakukan hingga mencapai HI 70%, sehingga Sergai saat ini bisa berada pada level I PPKM atau berada pada zona aman penyebaran Covid-19. Ini semua berkat keseriusan dan gerak cepat, kerja keras dan kerja tuntas Bupati dan Wakil Bupati Sergai dengan dibantu seluruh Perangkat Daerah serta Forkopimda yaitu jajaran Kepolisian, TNI dan Kejaksaan Negeri dan unsur terkait lainnya. Sinergitas, Kebersamaan dan Kekompakan (SKK) menjadi kunci dan strategi ampuh dalam menuntaskan pandemi Covid-19 kab Sergai, Tanah Bertuah Negeri Beradat

 

Pensertifikatan Pulau Berhala” Pulau Berhala sendiri secara administratif berada di Kecamatan Tanjung Beringin dan secara geografis berada di selat Malaka pada posisi 3°46’38” lintang Utara dan 99°30’03” bujur timur dengan luas total lebih kurang 46, 75 hektar yang terdiri dari gugusan Pulau Berhala induk seluas 44,75 ha. Pulau ini diapit sebelah timur oleh Tanjung Sokong Nenek yang menyatu dengan pulau induk pada saat air surut dan memisah pada saat air pasang seluas lebih kurang 0,55 hektar dan pulau Sokong Siembah seluas lebih kurang 1,5 hektar yang berjarak lebih kurang 800 meter sebelah barat Pulau Berhala,”

Kemudian, Pendataan dan pencatatan tanah di pulau terluar Indonesia, termasuk Pulau Berhala yang berbatasan dengan Malaysia, terus berlanjut. Pada Selasa, 28 Desember 2021, kantor Badan Petanahan Nasional (BPN)

Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara melaporkan ke Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya, terkait perkembangan sertifikasi tanah di Pulau Berhala. Kepala Kantor BPN Sergai, Joko Sutari menginformasikan pihaknya menyerahkan 28 sertifikat aset Pemkab Sergai dari total 50 aset bidang tanah di Pula Berhala.

Penyelesaian masalah Aset”

kita ketahui bersama Kabupaten Serdang Bedagai merupakan Kabupaten Pemekaran dari Kabupaten Induk yaitu Deli Serdang, ada beberapa aset yang sebelumnya belum selesai dan dimasa kepemimpinan Darma Wijaya dan Adlin Tambunan permasalahan itu selesai.

Pemkab Deliserdang memutuskan untuk menghibahkan aset tanah seluas 8.078 m² yang ada di tiga titik Kota Tebingtinggi kepada Pemkab Sergai.

“Sudah final keputusannya, intinya mau kami hibahkan,” disampaikan Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Deliserdang,” terang Syafruddin Lubis beberapa waktu lalu.

Pasukan Merah” ada Sebanyak 30 orang Tenaga Kontrak yang ditugaskan membersihkan drainase serta jalanan provinsi dan kabupaten” Petugas kebersihan yang selanjutnya disebut sebagai ” Pasukan Merah ” ini berada di bawah kendali Dinas Lingkungan Hidup dan akan berkeliling melakukan kebersihan demi mewujudkan Sergai Tanah Bertuah Negeri Beradat yang bersih,” ungkap Darma Wijaya beberapa waktu lalu saat melepas pasukan merah.

 

Meraih WTP dari BPK RI

 

Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ketiga kali secara berturut-turut berkat hasil positif Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sergai.

 

Bupati Sergai H Darma Wijaya menerima LHP atas LKPD Kabupaten Sergai tahun 2020 yang diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Sumut, Eydu Oktain Panjaitan di kantor BPK RI Perwakilan Sumut pada April 2021 lalu.

 

Darma Wijaya menyampaikan bahwa raihan opini WTP untuk ketiga kalinya secara berturut-turut ini merupakan prestasi penting bagi Pemkab Sergai dalam usahanya untuk membangun birokrasi berkualitas dan pelayanan maksimal bagi masyarakat, karena LHP atas LKPD Sergai ini menjadi bagian penting dalam roda pemerintahan Kabupaten Sergai.

 

7 Sapta Dambaan

 

Visi Sergai Maju Terus diuraikan atau dijabarkan lagi ke dalam misi kabupaten yang pada akhirnya terwujudlah skala prioritas dalam pembangunan dengan program inovasi yang disebut dengan Sapta Dambaan.

 

Ada 7 program perioritas yang akan diwujudkan dengan istilah Sapta Dambaan, yaitu : 1. Sekolah mandiri, terampil, asri, dan berkualitas (sekolah mantab), 2. Masyarakat sehat dan religius, 3. Pertanian mandiri dan berkelanjutan, 4. Infrastruktur terintegrasi, 5. Ekonomi berdaya saing, 6. Wisata maju terus, dan 7. Birokrasi dambaan. Sapta dambaan (sapda) inilah yang menjadi program prioritas pasangan DAMBAAN untuk diwujudkan kepemimpinan menuju perubahan kearah yang lebih baik dan dilakukan dengan sebuah  keseriusan untuk  mewujudkan visi-misi  serta janji politiknya kepada masyarakat dan Hal ini sudah terbukti beberapa program visi dan misi Bupati Dambaan yang sudah mampu untuk mewujudkan dalam waktu yang cukup singkat ” Perubahan dan pembaharuan yang lebih baik.

 

Amanah Besar dari Masyarakat Sergai

 

Dalam perhelatan Pilkada lalu, Pasangan DAMBAAN  unggul di 17 kecamatan se-Sergai atau sebanyak 76 persen suara, saat ini terus berpacu dengan meramu berbagai program dan kegiatan demi mewujudkan perubahan di Sergai.

 

Dengan mengusung Visi dan Misi yang sederhana namun bermakna  cukup mendalam untuk diwujudkan. Dalam masa kepemimpinannya yang hanya sekitar 3,6 tahun. Visi tersebut harus dapat terwujud dengan keterpaduan dan kerjasama dengaan semua stakeholder.

Slogan DAMBAAN kini menjelma menjadi slogan setiap pemangku kepentingan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat. Dengan mengusung visi Maju Terus; Mandiri, Sejahtera dan Religius, tentu menjadi tumpuan besar dengan optimis mewujudkan harapan menjadikan Kabupaten Maju Terus di era 3,6 tahun masa kepemimpinan orang yang biasa disapa Bang Wiwiek dan Bang Adlin.

Sosok Pemimpin Tanggap Musibah Bencana Alam 

Di penghujung tahun 2021, tepatnya pada awal bulan November, di Kabupaten Sergai terjadi bencana alam banjir. Banjir terjadi di beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Sei Rampah dan Tanjung Beringin. Kedua kecamatan ini termasuk kecamatan yang terparah dilanda banjir. Banjir kali ini juga merupakan banjir yang terparah dalam 20 tahun terakhir. Air menggenang lebih dari 1 (satu) bulan lamanya. Di Kecamatan Sei Rampah sendiri air menggenang hingga ke areal Kantor Bupati Sergai pada bagian depan gerbang masuk dan gedung bagian belakang.

Air sungai Rampah meninggi karena debit air naik cukup tinggi. Banjir ini diperparah lagi karena curah hujan di gunung yang cukup intens dan tinggi. Selain itu, air laut juga pasang rob, sehingga air laut naik ke darat, sedangkan air dari sungai menuju ke laut. Laut sendiri tidak menampung akan datangnya air sungai yang meluncur deras dari hulu ke hilir. Kondisi ini, maka air hujan dari Sungai Rampah tersebut tidak sampai ke laut Bedagai, karena air laut sendiri tak sanggup menampung pergerakan air Sungai Rampah dari hulu. Maka bertemulah air sungai dan air laut itu di Kecamatan Sei Rampah dan Kecamatan Tanjung Beringin.

Diperparah lagi dengan kondisi bantaran sungai atau daerah aliran sungai (DAS) yang semakin menyempit di hilir sungai dan sedimentasi yang cukup tinggi. Masyarakat juga banyak menggarap tanah DAS tersebut tepat di bagian hilir sungai Rampah  dekat muara, menanaminya dengan tanaman keras maupun kelapa sawit. Selain itu masyarakat juga banyak memanfaatkan lahan DAS tersebut untuk bangunan rumah tempat tinggal. Inilah yang menyebabkan semakin parahnya banjir di Kecamatan Sei Rampah dan Tanjung Beringin.

Bupati dan Wakil Bupati Sergai dengan tangan dinginnya cukup intens berkomunikasi dan meninjau para korban banjir. Bahkan dwi tunggal Bang Wiwik dan Bang Adlin tak segan-segan memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir dengan memberikan bantuan sembako melalui posko-posko dan dapur umum yang ada. Posko dan dapur umum dibentuk oleh Pemkab melalui Dinas terkait dan dikoordinir oleh Camat serta Kepala Desa setempat. Bupati dan Wakil Bupati secara rutin memonitor dan berkeliling posko dan dapur umum, memastikan kebutuhan warga korban banjir tercukupi, baik pangannya maupun kesehatannya dan lain lain. Pagi, siang dan bahkan sampai malam pada masa banjir melanda, Bang Wiwik dan Bang Adlin menyempatkan diri untuk memonitor dan berkeliling ke tempat-tempat warga dimana mereka mengungsi dan memastikan posko-posko yang dijadikan tempat pengungsian serta dapur umum dan tenaga medis tersedia kebutuhan untuk masyarakat yang mengungsi.

Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati juga intens untuk mencari dan menemukan akar permasalahannya, mengapa banjir terjadi setiap saat di penghujung tahun ? Pengorekan sedimentasi terus dilakukan dan upaya meninggikan tanggul juga tetap dilaksanakan. Untuk DAS yang menyempit dan sedimentasi yang menumpuk di hilir Sungai Rampah, sudah dilakukan koordinasi ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam hal ini Balai Besar Sungai (BWS) di Medan, untuk dilakukan pengorekan atau normalisasi Sungai Rampah dan meninggikan bantaran sungainya. Karena inilah yang menjadi akar permasalahan banjir selama ini, selain faktor cuaca dan curah hujan yang tinggi. Mudah-mudahan itu terlaksana di tahun 2022 yang akan datang dan banjir bisa diatasi. Karena akar permasalahannya dapat di atasi dengan baik, benar dan tepat sasaran.

Bupati Sergai H Darma Wijaya didampingi Wabup Sergai H Adlin Umar Yusri Tambunan dan Kadis PUPR Johan Sinaga saat meresmikan Jalan(ist)
Bupati Sergai H Darma Wijaya didampingi Wabup Sergai H Adlin Umar Yusri Tambunan dan Kadis PUPR Johan Sinaga saat meresmikan Jalan(ist).

Jalan Mulus Ekonomi Bagus

Berpacu dengan Waktu, melaju dengan kecepatan di atas rata-rata dan ritme kepemimpinan yang cukup menanjak. Artinya terus menapaki setiap derap langkah pembangunan yang meyakinkan, untuk bisa dinikmati dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tiada hari tanpa berbuat yang terbaik dalam melayani masyarakat Sergai. Irama pembangunan terus digaungkan disetiap sudut wilayah Sergai.

Begitu luasnya wilayah administrasi Kabupaten Sergai, Bupati dan Wakil Bupati menerapkan strategi pembangunan dengan mengacu dan membaginya ke dalam 5 (lima) klaster pembangunan sesuai dengan daerah pemilihan (dapil) yang ada. Klaster I Kec Pegajahan, Sei Rampah dan Sei Bamban. Klaster II kec Perbaungan dan Pantai Cermin. Klaster III Kec Tanjung Beringin, Teluk Mengkudu dan Bandar Khalifah. Kalster IV Kec Dolok Merawan, Tebing Tinggi dan Tebing Syahbandar. Klaster V Kec Sipispis, Dolok Masihul, Serba Jadi, Bintang Bayu, Kotarih dan Silinda.

Selain pembangunan gedung pemerintah dan pendopo rumah dinas Bupati, tak luput juga dibangun akses jalan kabupaten yang ada di Kecamatan Pegajahan, Sei Bamban juga Sei Rampah yang merupakan ibukota kabupaten. Banyak jalan yang dibangun walaupun belum ada setahun masa kepemimpinan Bupati Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan.

Pada bagian yang berbeda di pojok klaster pembangunan kedua, pembangunan jalan dan jembatan juga terus bergerak cepat. Jalan-jalan kabupaten di kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Perbaungan dan Pantai Cermin mendapat porsi yang cukup intens. Sang pemimpin dambaan tahu betul bahwa Kec Perbaungan adalah pintu gerbang dan pusat perekonomian di Sergai. Hampir seluruh jalan kabupaten, drainase dibangun pada tahun 2021 ini, termasuk pembangunan jalan Kenanga dan drainasenya pasca pajak lama di ruas jalan tersebut terbakar dan porak poranda.

 

Demikian juga di Kecamatan Pantai Cermin yang merupakan daerah tujuan wisata pantai di Kabupaten Sergai, bahkan Provinsi Sumatera Utara. Semuanya serba ditata, jalan-jalan menuju objek wisata diperbaiki dan dibangun kembali dengan hotmix agar akses wisatawan menuju lokasi wisata mulus dan baik.

Jika sudah demikian maka ekonomi masyarakat meningkat dan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata dapat diperoleh dan meningkat. Bupati dan Wakil Bupati selalu menyampaikan, jika jalan mulus maka ekonomi akan bagus. Ungkapan itu rupanya menjadi strategi prioritas pemimpin dambaan untuk pembangunan akses jalan di Sergai. Ini juga sesuai dengan program prioritas Sapta Dambaan yaitu ke-4, yaitu infrastruktur terintegrasi.

 

Tak jauh berbeda dengan klaster pembangunan ketiga yaitu di Kecamatan Teluk Mengkudu, Tanjung Beringin dan Bandar Khalifah, Bupati dan Wakil Bupati fokus pada pembangunan jalan dan jembatan. Banyak anggaran yang bersumber dari APBD digelontorkan untuk membangun infrastruktur jalan dan jembatan di ketiga kecamatan tersebut. Hampir semua jalan kabupaten sudah mulus karena diaspal hotmix. Jalan mulus tentu ekonomi akan bagus. Termasuk pembangunan jembatan pantai Sialang Buah yang sudah lama rusak bahkan tidak dapat dilalui oleh pejalan kaki sekalipun. Karena mengkhawatirkan akan membahayakan pengguna jalan, bahkan bisa berbahaya bagi pejalan kaki. Oleh karenanya Bupati dan Wabup di tahun pertama kepemimpinannya ini jembatan pantai Sialang Buah sudah diperbaiki dan dibangun kembali menjadi jembatan permanen dan bernilai artistik.

Pada akhir tahun 2021 ini jembatan tersebut akan selesai dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat pengguna jalan maupun para wisatawan yang menuju ke Pantai Sialang Buah. Dengan begitu, nadi perekonomian akan berdenyut dan wisatawan akan datang berkunjung ke Pantai Sialang Buah, PAD juga akan meningkat.

 

Tak luput juga pembangunan infrastrukur pada klaster keempat Kecamatan Tebing Tinggi, Tebing Syahbandar dan Dolok Merawan, pembangunan juga terus dilaksanakan terutama pembangunan infrastrukur jalan dan jembatan. Sejalan dengan itu,  pada klaster kelima Kecamatan Sipispis, Dolok Masihul, Serba Jadi, Bintang Bayu, Kotarih dan Silinda juga demikian. Tetap ada pembangunan infrastrukur jalan dan jembatan,  karena memang fokus pemimpin Sergai adalah pada pembangunan infrastruktur pada 2 (dua) tahun pertama ini, terutama jalan dan jembatan.

 

Untuk klaster pertama, kedua dan ketiga sepertinya dikejar mencapainya pada tahun 2021 ini. Menyusul tahun 2022 sebagian klaster pertama, kedua dan ketiga yang tertinggal ditambah dengan klaster keempat. Lalu, pada tahun 2023 akan fokus pelaksanaan pembangunan itu pada klaster keempat dan kelima serta sebagian klaster ketiga yang tertinggal. Sehingga pada tahun 2024 di akhir masa jabatan bang Wiwik dan bang Adlin ini diprediksi, semua akses jalan dan jembatan sebagaimana yang tertuang dalam Sapda ke-4 infrastruktur terintegrasi sudah dipenuhi seluruhnya.

Bupati Sergai H Darma Wijaya didampingi Wabup Sergai H Adlin Umar Yusri Tambunan bersepeda di lokasi jalan peresmian simpang Portuna, Kecamatan Perbaungan, Sergai.(ist)
Bupati Sergai H Darma Wijaya didampingi Wabup Sergai H Adlin Umar Yusri Tambunan bersepeda di lokasi jalan peresmian simpang Portuna, Kecamatan Perbaungan, Sergai.(ist)

Berdasarkan Keterangan Kadis PUPR, Kabupaten Serdang Bedagai, Johan Sinaga kepada kru awak media mengatakan untuk Data tahun 2021 sebanyak 100 Pembanguan Insfrastruktur yang sudah terealisasi di 17 Kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai dengan sumber dana anggaran  DAK, APBD, PEN dan P-ABPD.

Hasil Laporan Realisasi Fisik dari sumber dana DAK sebanyak 10 program kegiatan di 5 Kecamatan yakni Kecamatan Pegajahan pembangunan Jalan Hotmix sepanjang 1,959 meter dan lebar 4 meter, Sipispis Pembangunan Jalan Hotmix sepanjang 4,741 meter dan lebar 4 meter dan pembangunan Rabat Beton panjang 453 meter dengan lebar 4 meter.

Selanjutnya, Kecamatan Teluk Mengkudu pembangunan jalan Hotmix dengan panjang 7,576 meter dan lebar 4 meter. Kecamatan Perbaungan pembangunan jalan Hotmix sepanjang 2,120 meter dan  lebar 4 meter, di Kecamatan Tanjung Beringin pembangunan Lapen dengan status jalan desa Strategis yakni pembangunan jalan sepanjang 1,295 mere  dan lebar 3,5 meter dan pembangunan Jalan sepanjang 596 meter dan lebar 3,5 meter dan Pembangunan Jalan sepanjang 400 meter dan lebar 3 meter.

Sementara untuk Kecamatan Tanjung Beringin dengan status Jalan Kabupaten yakni pembangunan jalan Hotmix sepanjang 1,235 meter dan lebar 4 meter, Pembangunan Jalan Hotmix sepanjang 3,042 meter dan lebar 4 meter dan pembangunan jalan Hotmix sepanjang 1,455 meter dengan lebar 4 yang sebagian pembangunan sudah diresmikan.

Kemudian, Sebanyak 54 program kegiatan dengan penanganan pembangunan Hotmix, Rabat Beton, Jembatan dan TPT hingga drainase yang terbagi di 17 Kecamatan dengan status Jalan Kabupaten, objek wisata yang hingga saat ini sebagian sudah diresmikan.

 

Lebih lanjut, laporan Realisasi sumber dana PEN sebanyak 25 program kegiatan terbagi di 13 Kecamatan yakni Perbaungan, Pegajahan, Teluk Mengkudu, Sei Rampah, Sipispis, Dolok Merawan, Serbajadi, Dolok Masihul, Kotarih, Bintang Bayu, Tebingtinggi dengan penanganan Hotmix, Rapat Beton, sirtu yang juga dengan status jalan Kabupaten yang saat ini sudah diresmikan.

Kemudian pada laporan Realisasi sumber dana P-APBD sebanyak 10 program kegiatan yang juga terbagi di 3 Kecamatan terdiri Perbaungan sebanyak 8 program Kegiatan, Teluk Mengkudu sebanyak 1 program kegiatan dan terakhir Dolok Masihul 1 program Kegiatan dengan penanganan Jalan Hotmix dengan status Jalan Kabupaten.

Sementara untuk jalan Kabupaten Serdang Bedagai data akhir tahun 2021 dengan presentasi mantap  Baik dan Sedang 660.221 atau 76,02 persen. Sedangkan rusak ringan dan rusak berat dengan presentasi tidak mantap 208.305 atau 23,98persen dengan total panjang jalan 868,526.

” Total panjang jalan Kabupaten Serdang Bedagai yang dikerjakan di tahun 2021 dengan sumber dana  DAK sepanjang 22,581 kilo meter, sumber Dana APBD sepanjang 32,468 kilometer, Sumber dana PEN 74,089 kilometer dan terakhir P-ABPD tender 1,417 kilometer dengan total sebanyak 130.555 kilometer,”pungkasnya.

 Nominasi Terpopuler di Indonesia

Dalam bulan terakhir, Darma Wijaya yang akrab disapa bang wiwiek yang memiliki hobi belusukan di masyarakat, sederhana, dan tampil dengan program pembangunan Infrastruktur mulus, ekonomi bagus, ternyata masuk nominasi salah satu dari 10 besar bupati terpopuler di Indonesia sepanjang tahun 2021.

Pada aktor tingkat bupati terpopuler, Indonesia Indicator (I2) menobatkan 10 bupati terpegah (terpopuler), Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya yang berpasangan dengan H Adlin Tambunan menduduki peringkat ke-8 se Indonesia dengan 5.627 berita.

Hal itu sesuai hasil survei yang dilakukan Indonesia Indicator (I2), sebuah perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak Artificial Intelligence (AI). Yang mana terhitung 1 Januari hingga 19 Desember 2021, Indonesia Indicator merekam sebanyak 28.779.574 pemberitaan yang diekspos oleh 6.470 media siber di Indonesia.

Menduduki peringkat pertama atau Bupati terpegah (terpopuler) dan paling berpengaruh sepanjang 2021 yaitu Bupati Bogor Ade Yasin sebagai yang dengan 13.901 berita, media online mengutip pernyataan Ade sebanyak 45.088 pernyataan terutama terkait isu COVID-19.

Selanjutnya, Posisi kedua bupati terpegah diduduki Bupati Jember Hendy Siswanto dengan 7.329 berita. Bupati Siak Alfedri menempati posisi ketiga Bupati Terpegah dengan 6.835 berita.

Peringkat keempat Bupati Terpegah ditempati Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yadi dengan 6.225 berita. Peringkat kelima hingga sepuluh masing-masing ditempati oleh Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Bupati Tanah Datar Eka Putra 5.844 berita.

Termasuk, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar 5.627 berita, Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya 5.627 berita, Bupati Luwu Indah Putri Indriani 5.543 berita dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dengan jumlah pemberitaan sebanyak 5.154.”tutup mengakhiri.

“Dihari Ulang Tahun Sergai ke 18 tahun, Semoga Kabupaten Serdang Bedagai semakin maju dan terus berkembang di Tanah Bertuah Negeri Beradat**

Cacatan redaksi timenews.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini