Setahun, Polres Labuhanbatu Ungkap Kasus Narkotika, 623 Tersangka dan Pencucian Uang Rp 324Juta

138

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu,SH.,MH didampingi KBO IPTU Elimawan Sitorus,SH.,MH Dan Kanit Idik I IPDA Sarwedi Manurung dalam gelar Press relis di Mako Polres Labuhanbatu.(Foto/Chandra.P/timenews.co.id)

LABUHANBATU, Timenews.co.id| Dalam kurun satu tahun 2021, Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu Mengungkap kasus peredaran narkotika dengan 623 tersangka dan ratusan barang bukti narkotika.

Selain tersangka, Polres Labuhanbatu juga menyita uang sebesar Rp 324.200.000 juta hasil pencucian uang dari Narkotika yang hingga saat ini dilimpahkan penangananya ke Kejari Labusel.

Sementara barang bukti priode 2021, Polres Labuhanbatu menyita Sabu sebanyak 110.465,12 Gram, Ganja sebanyak 29.089,62 Gram dan Pil Ectasy sebanyak 2.348,5 Butir dari 623 tersangka terdiri 600 laki laki dan 23 perempuan.

Hal ini disampaikan Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu,SH.,MH didampingi KBO IPTU Elimawan Sitorus,SH.,MH Dan Kanit Idik I IPDA Sarwedi Manurung, Selasa(21/12).

Sambung Kasat Narkoba. Terkait penanganan tindak pidana pencucian uang sebanyak Rp 324.200.000 dari hasil transaksi narkotika dengan tersangka Nurita alias Riya (41) Warga Jalan Sei Buluh Lingkungan VI Kelurahan Sei Raja Kecamatan Sei Tualang Raso Kodya Tanjung Balai.

” Setelah lengkap penyidikannya dan hari ini Selasa 21 Desember 2021 barang bukti dan tersangka selanjutnya dilimpahkan ke JPU Kejari Labuhanbatu Selatan,” AKP Martualesi Sitepu.

Adapun barang bukti narkotika sebagaimana tindak pidana awak predikat crime dalam perkara ini yaitu narkotika jenis sabu golongan 1 dan bukan tanaman sebanyak 60.000 gram dan Pil Ekstasi 2000 butir.

“Barang bukti tersebut adalah milik pelaku utama yakni suami dari tersangka Nurita alias Rita yang bernama Ibrahim alias Brem alias Tekong yang kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),”ungkap AKP Martualesi Sitepu.

Untuk itu, sambung Kasat. Dihimbau kepada masyarakat agar dapat memberikan informasi keberadaan pelaku DPO dengan No Hotline Sat Narkoba 085370367121 dan 085373975880,”ujar Kasat Narkoba.

Hasil penyidikan tindak pidana sebanyak 504 Laporan Polisi (LP) terdiri dari 503 tindak pidana Narkotika dan 1 Laporan Polisi (LP) TPPU dengan penyelesaian perkara yang ditangani sebanyak 422 Laporan Polisi (LP) dengan persentase 83,73 %.

Untuk Barangbukti narkotika kurun waktu tahun 2021 telah dimusnahkan sebanyak 4
kali dengan disaksikan Labfor Polda Sumut dan Forkopimda Labuhanbatu Raya. Adapun total barang bukti yang dimusnahkan yaitu Narkotika Sabu sebanyak 119.080,13 Gram, Ganja 27.053,92 Gram dan Pil Ectasy 2.069 Butir.

Sementara itu, dalam penerapan Restoratif Justice tindak pidana narkotika oleh Sat Narkoba memproses sebanyak 11 tersangka dengan Penerapan Pasal 127 tunggal dan Perkara dilanjutkan ke JPU dan kurun waktu tahun 202.

Satres Narkoba Polres Labuhanbatu juga telah memfasilitasi Rehabilitasi Gratis Penyalah guna narkotika sebanyak 36 orang dengan Rehabilitasi Bekerjasama dengan BRSKPN INSYAF PAMARDI PUTRA yang berada dibawah Kemensos RI
di Desa Lau Bakeri Kecataman Kutalimbaru Deli Serdang.

“Dihimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalah gunaan narkoba dan berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan memberikan informasi bilamana mengetahui terjadi tindak pidana narkoba.”pungkas mantan Kasat Narkoba Polres Sergai.

Penulis: Chandra.P

Editor : Sugi