Simulasi PTM di Sergai Berakhir, Ini kata Kadisdik 

331

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai, Suwanto, Spd saat meninjau simulasi PTM bersama Bupati Sergai, Darma Wijaya, di SMP N 1 Sei Bamban, Rabu (8/9/2021).(Foto. Dok. Istimewa).

SERGAI- Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara berlangsung selama tiga hari, tanggal 6-8 September 2021, Berakhir.

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai siap melaksanakan sekolah tatap muka terbatas akan dilaksanakan pada tanggal Senin(13/9/2021) yang akan datang.

Namun demikian, menindaklanjuti hasil pertemuan rapat satgas Covid-19 yang dilaksanakan pada tanggal 1 September 2021 kemarin, Pemkab Sergai akan membuat kesepakatan dari forkopimda setempat untuk PTM yang direncanakan pada tanggal 13 September 2021.

“Kesepakatan itu masih dalam proses pelaksanaan kita melihat sampai hari Jumat, (10/9/2021),” ujar Kepala Dinas Pendidikan Serdangbedagai (Sergai), Suwanto saat meninjau simulasi PTM bersama Bupati Sergai, Darma Wijaya, di SMP N 1 Sei Bamban, Rabu (8/9/2021).

Dari hasil simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di tiga kecamatan, yaitu Perbaungan, Sei Rampah, dan Sei Bamban, dan perinsipnya seluruh sekolah maupun Dinas Pendidikan Serdang bedagai, sudah siap melaksanakan sekolah tatap muka terbatas.

“Protokol kesehatan sudah dilaksanakan dari mulai siswa datang ke sekolah diukur suhu tubuhnya, kemudian sebelum masuk ke dalam kelas, murid diharuskan mencuci tangan, setelah di kelas duduknya berjarak, begitu juga dengan pengaturan duduk secara zigzag. Intinya kami sudah siap melaksanakan tatap muka,” ujar Suwanto

Menurutnya, ia sudah melihat di tiga kecamatan ini, dan ia merasa tidak ada catatan-catatan penting disekolah dalam penerapan protokol kesehatan dengan ketat.

“Dari pihak dinas kesehatan juga sudah melihat bagaimana kesiapan dan protokol kesehatan yang dilaksanakan oleh siswa, guru, dan pihak sekolah,” ujar Suwanto.

Sementara itu, Suwanto menjelaskan mengenai vaksinasi guru, ia mengatakan sudah rata-rata guru di Sergai di vaksin.

“Minimal dia (guru) vaksin pertama, dan sekarang ini sudah akan melakukan vaksinasi kedua di puskemas-puskesmas terdekat,” tegas Suwanto.

Sambung Suwanto. Sedangkan vaksinasi siswa kami masih menunggu, karena ada beberapa program yang disampaikan terutama, pertama oleh BIN akan melaksanakan vaksinasi bagi pelajar, kemudian ada himpunan asosiasi kelapa sawit indonesia yang akan memberikan vaksin untuk pelajar di Sergai,”ujarnya.

Ia menambahkan, untuk vaksinasi siswa-siswi beberapa waktu lalu, itu bekerjasama dengan dinas kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai.

“Seandainya jumlah vaksin di dinas kesehatan masih mencukupi, kita akan lakukan vaksinasi pelajar di kecamatan yang lain,”pungkas Kadisdik Sergai, Suwanto.(sug/Red)