Terdampak Banjir, Dinas Pertanian Sergai Akan Berikan Bantuan Stimulan Berupa Benih Padi ke Petani 

60

Kepala Dinas Pertanian Kab. Sergai, Dedy Iskandar, SP, MM,diruang kerjanya, Selasa(26/10).(Foto.timenews.co.id).

SERGAI, timenews.co.id| Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam pekan terakhir ini, membuat sejumlah areal milik pertanian di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terdampak banjir.

Hampir merata tanaman yang masih berumur sekitar 10 sampai 20 Hari Setelah tanam(HST) terendam banjir yang sedikitnya kurang lebih sekitar 115 Hektare (Ha) milik persawahan milik warga mengalami gagal panen (Puso).

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai, Dedy Iskandar, SP, MM, Selasa(26/10) diruang kerjanya mengatakan, dari data yang diperoleh timnya di lapangan, ada sekitar 885 Ha luas sawah di Kabupaten Sergai yang terendam banjir. Dari 885 Ha tersebut, ada sekitar 115 Ha sawah yang mengalami Puso.

“Dari data di lapangan yang kami peroleh, totalnya ada sekitar 885 Ha luas sawah di Kabupaten Sergai yang sudah ditanami padi terendam banjir. Dari luas itu, sekitar 115 Ha dinyatakan gagal panen (Puso), “papar Kadis Pertanian Dedy Iskandar.

Sambung Dedy, sebanyak 885 hektare sawah yang terdampak banjir tersebut, mencakup wilayah Kecamatan Sei Rampah, Perbaungan, Teluk Mengkudu, Pantai Cermin, Sei Bamban dan Serbajadi.

Sedangkan, areal sawah yang dianggap mengalami puso hanya terdapat di Kecamatan Pantai Cermin, tepatnya di Desa Lubuk Sakban dan Naga Kisar,”ungkapnya.

” Dua desa yang kami anggap paling parah terdampak banjir yakni Desa Naga Kisar dan Lubuk Sakban. Sebab, air yang menggenangi area persawahan di Desa tersebut lama surutnya, hal ini diakibatkan tertahan oleh air pasang laut,” terang Dedy.

Untuk mengatasi permasalahan
di dua Desa ini, kata Dedy, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai melalui Dinas Pertanian akan memberikan bantuan stimulan berupa benih padi. Bantuan tersebut diberikan, agar para petani bisa melakukan penanaman padi kembali.

“Bantuan stimulan ini, akan segera kita salurkan. Hal ini bertujuan agar para petani bisa melakukan penanam kembali,” ucapnya.

Dedy juga menjelaskan, bahwa hingga saat ini, pihak dari Dinas Pertanian seperti, petugas Penyuluh Pertanian maupun Petugas Pengamat Hama terus melakukan pemantauan dilapangan terutama diareal persawahan yang terdampak bencana banjir,”pungkasnya.*