Terungkap ! Kasus Pembunuhan Wanita di Kebun Sawit di Bandartinggi Ternyata Pelakunya Suami Sendiri

62

Tersangka AS alias Dullah terduga pelaku kasus pembunuhan istirinya sendiri Diamakan (Foto.chandra/timenews.co.id)

LABUHANBATU- Kasus Pembunuhan seorang wanita yang menggegerkan masyarakat Desa Bandartinggi tepatnya di kebun kelapa sawit, akhirnya terungkap.

Korban Halimah br Rambe(58) tewas akibat dilakukan oleh suaminya sendiri berinisial AS alias Dullah(59).

Diduga Motifnya, pelaku disebut sebut melakukan pembunuhan tersebut dikarenakan cemburu akibat korban selama sebulan ini yang selalu menolak ajakan pelaku untuk berhubungan intim dan sering cekcok mulut urusan rumah tangga.

Tak hanya itu, bahkan omongan korban selaku mengatakan kepada pelaku akan meninggalkan pelaku kalau mereka sedang cekcok mulut.

Informasi yang diterima, pada Selasa (16/11/2021) kemarin pagi sekira pukul 07.00, korban Halimah br Rambe (58) bersama pelaku AS alias Dullah berangkat berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Supra 125 menuju ladang mereka yang berjarak kurang lebih 5 Km dari rumahnya.

Setibanya di ladang, pelaku menderes karet dan korban membersihkan rumput. Sekitar pukul 11.00, pada saat korban sedang membersihkan rumput menggunakan parang, pelaku meminta parang dengan berkata “Mari dulu parang itu”, lalu korban menyerahkan parangnya kepada tersangka.

Pelaku dari arah depan/berhadapan kemudian mendorong dada korban hingga korban terjatuh telentang. Lalu pelaku bergeser ke sisi kiri korban. Karena korban menggunakan tangan kirinya untuk menghalau pelaku, pelaku memegangi tangan kiri korban dengan tangan kirinya.

Dan sambil menunduk, pelaku membacok ke arah leher korban sebanyak 3 kali.

Pada saat itu korban berusaha menangkis dengan tangan kanannya, sehingga terdapat juga bekas luka robek terbuka pada tangan kanan korban.

Pelaku menunggui sampai korban meninggal kurang lebih salama 10 menit. Setelah korban meninggal, pelaku menutupi tubuh korban dengan potongan rumput yang berada di sekitar tubuh korban.

Kemudian pelaku membuang parang dengan cara melemparkannya ke arah bawah jurang.

Selanjutnya pelaku mengendarai sepeda motor pulang ke rumah untuk berganti baju dan selanjutnya keluar kembali mengendarai sepeda motornya untuk bersembunyi.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti ketika dikonfirmasi, Kamis (18/11/2021) membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan tersebut.

“Kami menerima laporan dari Kasat Reskrim bahwa pelaku berinisial AS, ini suami korban. Untuk tindak lanjut, kita masih mengumpulkan informasi lain mana kala ada motif lain dari 338 (pasal pembunuhan_RED) tersebut,” ungkap Kapolres.

Dari laporan yang diterimanya, pelaku cemburu terhadap korban, namun demikian pihaknya masih mendalami motif lainnya dari peristiwa itu.

“Pada saat ditangkap, pelaku melarikan diri. Kami apresiasi juga anak anak (Unit Sat Reskrim_RED) dengan kerja kerasnya mampu mengungkap kasus pembunuhan ini,” tutupnya.

Sebelumnya, masyarakat Desa Bandartinggi digegerkan dengan penemuan seorang wanita paruh baya dengan kondisi sudah tidak bernyawa diduga menjadi korban pembunuhan di ladang kebun kelapa sawit korban.

Korban ditemukan tewas di Dusun Pondok Indomie, Desa Bandartinggi, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Menurut keterangan tokoh masyarakat, Jukli Munthe dan juga tetangga korban, wanita tersebut ditemukan pada Selasa (16/11/2021) sekira pukul 24.00 dengan kondisi sudah tidak bernyawa dan bersimbah darah.

Mengetahui hal itu, warga selanjutnya melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian Polres Labuhanbatu.

Ibu 2 anak tersebut diketahui kesehariannya selalu bersama suaminya berangkat ke kebun. Sampai saat ini warga juga masih melakukan pencarian terhadap suami korban.

“Suami (AS alias Dullah) korban Nur Halimah Rambe (55) juga saat ini tidak belum pulang, hanya kami menemukan sepeda motor Honda Supra 125 suaminya sekitar 3 kilometer dari lokasi,” sebutnya.

Saat ini pihak kepolisian sudah ke lokasi penemuan mayat dan langsung mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat.

Penulis: Chandra.P
Editor : Sugiono