Wabup Adlin Tambunan: Keeratan Sosial Mampu Cegah Penyalahgunaan Narkoba

39

Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Umar Yusri Tambunan saat menjadi pembicara dalam kegiatan (P4GN) Pada Lembaga Adat dan Komunitas Bepenyalahgunaan narkobarbasis Kearifan Lokal oleh BNN Kabupaten Sergai di Pantai Cermin, Kamis (30/9/2021).(Foto/istimewa).

SERGAI- timenews.co.id| Penyalahgunaan narkoba telah merambah ke segala tempat, baik itu di lingkungan masyarakat hingga pendidikan.Dampaknya juga tak kalah mengkhawatirkan ke kualitas generasi muda sampai bisa merusak keharmonisan antar warga karena pecandu cenderung anti sosial.

Wahana yang berpotensi dapat menghindari penyalahgunaan narkoba adalah dari lingkungan, baik lingkungan keluarga hingga lingkungan sehari-hari bermasyarakat. Keeratan sosial, bersilaturahmi atau berinteraksi yang positif dengan sesama mampu menjadi kunci pencegah penyebaran atau penyalahgunaan narkoba.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Umar Yusri Tambunan saat menjadi pembicara dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Pada Lembaga Adat dan Komunitas Bepenyalahgunaan narkobarbasis Kearifan Lokal oleh BNN Kabupaten Sergai di Pantai Cermin, Kamis (30/9/2021).

“Keeratan sosial bisa dibangun dengan silaturahmi, berinteraksi positif di lingkungan tempat tinggal. Anggota keluarga harus ada yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial atau keagamaan. Cari informasi terkait P4GN,” ujarnya.

Adlin menambahkan, melalui kegiatan yang dilakukan BNN Sergai tersebut seluruh peserta yang merupakan tokoh masyarakat harus bisa menjadi penggerak atau perpanjangan tangan pemerintah untuk memberantas penyalahgunaan narkoba daerahnya masing-masing.

“Karena pemerintah gak bisa berjalan sendiri. Narkoba ini musuh kita bersama, jadi harus ada sinergi antar BNN, Pemkab, Polisi dan instansi terkait lainnya dengan masyarakat. Laporkan bila bila ada terlihat ada yang mencurigakan,” ujarnya.

Terkait hal ini, salah satu peserta mengungkapkan masyarakat banyak yang takut untuk melapor bila ada hal mencurigakan terkait narkoba. Ketakutan ini biasanya karena adanya ancaman atau intimidasi yang datang dari para pengguna atau bandar narkobanya.

“Untuk itu, kekompakan harus terjalin antar sesama di lingkungan masyarakat, bila perlu dibuat kelompok khusus untuk narkoba ini. Kami dari Pemkab Sergai kalau dibutuhkan, insyaAllah siap membantu,” ujarnya.

Tambah Adlin, bandar narkoba memang harus cepat ditangkap, namun hal lain yang penting dilakukan adalah edukasi di setiap individu. “Banyak bandarnya, kalau gak ada yang mau beli, bandarnya akan mati sendiri. Jadi gimana caranya agar tidak ada yang membeli, sosialisasikan terus dampaknya, kerugiannya apa,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Serdang Bedagai Pinondang Poltak menuturkan Rakor ini ditujukan untuk berdiskusi serta mendengarkan pandangan dari instasi terkait terhadap penyelesaian narkoba serta berperan dalam pengambilan kebijakan dan strategi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam rangka menuju kabupaten/kota tanggap ancaman narkoba.

“Sudah saatnya kita berkumpul, berdiskusi bagaimana tindaklanjutnya. Kami sengaja mengundang bapak Bupati untuk melihat langsung bagaimana langkah-langkah yang dilakukan OPD, kepolisian, TNI untuk menaikkan tanggap darurat kita atas narkoba ini,” ucapnya.