Waspada, Modus Minta Antar ! Satu Bulan 2 Sepeda Motor di Sergai Dibawa Kabur Kawanan Pencuri Target Operasi Anak SD

0
355

Ilustrasi. Foto: Merdeka.com

SERGAI (timnews.co.id)  Masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara harus waspada dan ekstra hati hati ketika memberikan kendaraan sepeda motor jenis roda dua terhadap anaknya.

Pasalnya, selama satu bulan terakhir masyarakat Serdang Bedagai dihebohkan pelaku pencurian sepeda motor roda dua dengan modus meminta antar kesuatu tempat dengan diberikan upah uang sebesar Rp 50 ribu rupiah.

Baca juga https://timenews.co.id/polres-sergai-aman-mobil-ormas-viral-di-media-sosial-ketua-ormas-pbb-minta-maaf/

Bahkan para pelaku sasaran operasi anak sekolah dasar (SD) sehingga para pelaku mudah membawa kabur kendaraan milik korban. Tak hanya itu para pelaku juga banyak berbagai alasan kepada korban agar aksinya berjalan lancar.

Para pelaku juga terbilang cukup licik. setelah membawa kabur sepeda motor milik korban dan korban ditinggal begitu saja dilokasi.

Informasi sumber yang dipercaya yang diterima tim redaksi, salah satu pihak keluarga korban mengatakan dalam peristiwa tersebut hampir satu bulan ini dua sepeda motor dibawa kabur dengan modus yang sama. Korbannya anak sekolah dasar.

Baca juga https://timenews.co.id/kebiasaan-bupati-darma-wijaya-singgah-di-warung-rakyat-ini-respon-pelaku-umkm/

Awalnya sepupu saya berinisial A (12) yang masih seorang pelajar sekolah Dasar (SD) warga Dusun I Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung beringin, Kabupaten Serdang Bedagai mengendarai sepeda motor Honda Vario.

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario untuk berkeliling di seputaran Masjid besar di Kecamatan Tanjung Beringgin. Saat itu korban bertemu seorang pria dan meminta untuk diantarkan kelokasi yang tidak jauh dari lokasi korban bertemu.

“Awalnya korban tidak mau, karna korban tidak mengenal pria tersebut. Namun pria tersebut memberi uang kepada korban jika mau mengantarkan kelokasi yang disampaikan oleh pria tersebut. Selanjutnya korban mau antarkan pelaku, dan korban dibonceng mengarah arah simpang Bedagai.”papar sumber.

Menurut keterangan korban, bahwa setiba di kota Sei Rampah pelaku beralasan untuk membeli sesuatu dan menyuruh korban turun dari sepeda motor. Setelah turun pelaku membawa sepeda motor hingga tak kunjung pulang.

” Korban ditinggal Kota Sei Rampah dan akhirnya dijemput oleh keluarganya.”ujar sumber dipercaya.

Lanjut Sumber, pada hari Sabtu (25/6/2022) dini hari juga kasus yang sama para pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Beat milik inisial S yang merupahkan seorang ASN warga dusun III Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai

” Peristiwa tersebut sekitar pukul 12:00WIB siang. Dimana anak korban yang masih duduk di sekolah dasar membeli es tebu dan bertemu dengan seorang pria yang meminta untuk diantarkan kelokasi yang dimaksud pelaku.

Menurut informasi, awalnya anak korban tidak mau di ajak. Namun karna diberi uang sebesar Rp 50 ribu untuk mengantarkan akhirnya anak korbanpun langsung mengantarkan pelaku dengan membawa sepeda motor milik korban.

Informasi ini tahu, setelah teman anak korban melaporkan kepada orang tuanya bahwa korban bersama sepeda motor miliknya dibawa om om. Selanjutnya orang tuanya mencari korban namun hingga saat ini  tak kunjung pulang kerumah.

” Bang anak tersebut ditemukan di ujung Rambung arah pantai cermin. Saat ini orang tuanya masih menjemputnya dan berencana sore ini akan membuat laporan ke polres Sergai”pungkas sumber kepada awak media.

Hingga saat ini awak media belum mendapatkan keterangan resmi oleh pihak terkait dalam peristiwa kejadian tersebut.(red)