Waspada Peningkatan Kasus Covid-19, Bobby Nasution Ingatkan Masyarakat Disiplin Prokes

89

Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin langsung rapat penanganan Covid-19 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan Jalan Sudirman Medan, Selasa (25/1) malam.(Dok/pemkomedan)

MEDAN, Timenews.co.id|Menyikapi sekaligus mewaspadai peningkatan kasus Covid-19 di Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin langsung rapat penanganan Covid-19 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan Jalan Sudirman Medan, Selasa (25/1) malam.

Hal ini menyusul mulai terjadinya peningkatan kasus Covid-19 dalam empat hari belakangan ini setelah sebelumnya melandai. Ditambah lagi masyarakat saat ini mulai longgar melaksanakan protokol kesehatan (prokes).

Diingatkan Bobby Nasution, peningkatan kasus Covid-19 harus secepatnya diatasi. Salah satunya dengan mengajak masyarakat untuk disiplin melaksanakan prokes dan taat peraturan yang ditetapkan jangan sampai menyentuh perekonomian masyarakat.

Kemudian penggunaan aplikasi pedulilindungi sebagai dasar untuk melakukan tracing suatu tempat guna memastikan apakah sudah melanggar prokes atau tidak.

“Aplikasi pedulilindungi sudah bisa menentukan target kapasitas suatu tempat. Sebagai contoh apabila target kapasitas suatu tempat 500 orang dan berdasarkan data dari aplikasi pedulilindungi sudah mendekati angka 500, maka pengunjung yang datang tidak diperkenankan lagi masuk tempat tersebut. Apabila hal ini dilanggar, maka pelaku usaha bisa langsung ditegur. Ini lah yang saya maksud tanpa harus menyentuh kegiatan ekonomi,” kata Bobby Nasution seraya menambahkan akan membentuk tim khusus yang akan mengecek tempat publik yang melebihi daya tampung sesuai dengan aplikasi pedulilindungi.

Selanjutnya dalam rapat yang dihadiri Dandim 0201/Medan Kol Inf Hindratno Devidanto SE, Wakapolrestabes Medan AKBP Yudi Setiawan, Kapolres Belawan AKBP Faisal Rahmat HS SIK SH MH.

Termasuk, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten serta sejumlah pimpinan OPD terkait dan Camat, Bobby Nasution mengatakan, PPKM Mikro harus diaktifkan kembali sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 tersebut.

“Penerapan PPKM Mikro ini dilakukan di kecamatan yang terdapat kasus Covid-19,” ungkapnya.

Selain itu, papar Bobby Nasution, Pemko Medan juga telah menyiapkan satu tempat isolasi terpusat (isoter) di Gedung P4TK Jalan Setia Budi Medan Helvetia untuk menampung warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.(red)